
Pantau - Kepolisian Resor Kota Bandara Soekarno-Hatta mengklarifikasi keributan yang melibatkan seorang pria warga negara (WN) Pakistan dengan keluarga perempuan Indonesia di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu, 7 Februari 2026.
Keributan di Area Penjemputan Terminal 3
Wakapolresta Bandara Soekarno-Hatta, AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi, menjelaskan bahwa insiden bermula saat seorang wanita berinisial SAP tiba dari Kolombo, Sri Lanka, dan dijemput oleh seorang pria WN Pakistan yang merupakan suaminya.
"Di mana saudari SAP baru datang dari Kolombo, Sri Lanka Air, mendarat di Bandara Soetta tepat di depan lobi pick up Terminal 3. Terjadi keributan karena yang menjemput adalah keluarganya atau suaminya dari Pakistan. Di situ ada keributan antarkeluarga," ungkapnya.
Petugas Aviation Security (Avsec) langsung mengamankan situasi dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsubsektor Terminal 3.
Keributan diduga dipicu oleh keberatan dari pihak keluarga perempuan terhadap kehadiran pria WN Pakistan yang mengaku sebagai suami.
Polisi Tegaskan Belum Ada Unsur Tindak Pidana
Setelah ditangani di lokasi, pihak-pihak yang terlibat dibawa ke Polresta Bandara Soekarno-Hatta untuk konsultasi dan mediasi.
AKBP Ida Bagus menyatakan bahwa permasalahan telah diselesaikan secara damai.
Namun, ia juga merespons isu yang beredar di media sosial mengenai dugaan penipuan cinta atau love scamming terhadap perempuan Indonesia.
"Karena keluarga yang dari perempuan memang mendalilkan, tapi hanya sekadar konsultasi saja, tapi belum kita terima laporan. Jadi laporan polisinya belum ada," ia menegaskan.
Dengan demikian, hingga saat ini belum ada laporan resmi yang masuk ke pihak kepolisian terkait dugaan penipuan atau tindak pidana lainnya dalam kasus ini.
- Penulis :
- Aditya Yohan








