Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pemerintah Tambah Pemeriksaan Scabies, Kusta, dan Frambusia dalam Program Cek Kesehatan Gratis

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pemerintah Tambah Pemeriksaan Scabies, Kusta, dan Frambusia dalam Program Cek Kesehatan Gratis
Foto: (Sumber: Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno (kiri) dan Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Lucia Rizka Andalusia saat wawancara cegat di Puskesmas Cilandak, Jakarta, Selasa (10/2/2026). ANTARA/Anita Permata Dewi.)

Pantau - Kementerian Kesehatan menambahkan sejumlah jenis pemeriksaan dalam program Cek Kesehatan Gratis sebagai respons terhadap pola penyakit dan temuan kasus di lapangan.

Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Lucia Rizka Andalusia menyampaikan bahwa pemeriksaan tambahan yang kini masuk dalam layanan Cek Kesehatan Gratis meliputi scabies, kusta, dan frambusia.

Ia menjelaskan penambahan tersebut dilakukan berdasarkan evaluasi kebutuhan kesehatan masyarakat, ungkapnya, “Ada beberapa penambahan pemeriksaan yang dilakukan berdasarkan pola penyakit yang ada dan juga temuannya. Makanya ada penambahan pemeriksaan untuk scabies, kusta dan frambusia.”

Layanan Pemeriksaan dan Akses Cek Kesehatan Gratis

Lucia menyampaikan bahwa pemeriksaan tambahan tersebut melengkapi layanan Cek Kesehatan Gratis yang sebelumnya telah mencakup tekanan darah, gula darah, fungsi ginjal, kolesterol atau lemak darah, EKG atau jantung, pemeriksaan mata, telinga, dan gigi, serta skrining kesehatan jiwa.

Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis secara rutin dan tidak hanya dilakukan satu kali.

Lucia menekankan pentingnya pemeriksaan berkala setiap tahun karena program ini hadir di berbagai lokasi aktivitas masyarakat, katanya, “Masyarakat kita minta untuk tidak hanya sekali saja (melakukan CKG), tapi setiap tahun agar diulang. CKG hadir di tempat masyarakat beraktivitas. Artinya bukan hanya harus ke puskesmas saja, bisa di tempat kerja, sekolah, kemudian tempat-tempat organisasi berkumpul dan sebagainya itu bisa dilakukan CKG. Jadi lebih mudah dan gratis.”

Deteksi Dini dan Capaian Program Nasional

Melalui program Cek Kesehatan Gratis, masyarakat dapat melakukan deteksi dini penyakit dan peserta yang ditemukan memiliki masalah kesehatan akan langsung diarahkan ke poli untuk mendapatkan penanganan.

Lucia menjelaskan bahwa tata laksana kesehatan dilakukan sesuai hasil pemeriksaan, ujarnya, “Kalau misal ada yang tensinya tinggi, langsung selanjutnya diarahkan untuk konsul ke poli dan diberikan obat langsung jika memang memerlukan obat. Tata laksananya demikian.”

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno meninjau pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas Cilandak dalam rangka satu tahun pelaksanaan program tersebut.

Pratikno menyampaikan bahwa selama tahun 2025 penerima manfaat program Cek Kesehatan Gratis telah mencapai lebih dari 70 juta orang di seluruh Indonesia, katanya, “Alhamdulillah sudah lebih dari 70 juta rakyat Indonesia yang sudah menikmati layanan kesehatan gratis ini.”

Program Cek Kesehatan Gratis telah dimulai sejak 10 Februari 2025 sebagai salah satu Program Hasil Terbaik Cepat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dengan tujuan mengubah pendekatan pelayanan kesehatan dari kuratif menjadi preventif demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Tria Dianti