Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Kemenko PMK Ajak Keluarga Luangkan Waktu Satu Jam Sehari demi Penguatan Karakter Anak

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kemenko PMK Ajak Keluarga Luangkan Waktu Satu Jam Sehari demi Penguatan Karakter Anak
Foto: (Sumber: Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Keluarga dan Kependudukan Kemenko PMK, Woro Srihastuti Sulistyaningrum (kedua kiri) dalam kegiatan Hari Keamanan Berinternet 2026 di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (10/2/2026). ANTARA/Sean Filo Muhamad.)

Pantau - Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan menyerukan agar keluarga di Indonesia berkumpul dan bercengkerama setidaknya satu jam setiap hari guna menguatkan pendidikan karakter anak.

Seruan tersebut disampaikan Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Keluarga dan Kependudukan Kemenko PMK Woro Srihastuti Sulistyaningrum dalam kegiatan Hari Keamanan Berinternet 2026.

Ia menegaskan pendidikan karakter anak perlu diperkuat melalui penanaman nilai agama dan budaya yang dimulai dari lingkungan keluarga.

Woro menyampaikan waktu berkualitas bersama keluarga dapat dilakukan melalui kegiatan sederhana seperti makan bersama di meja makan atau ruang keluarga.

Momen tersebut dinilai efektif untuk berdiskusi mengenai pengalaman anak di sekolah, pertemanan, tren terkini, hingga gim yang dimainkan anak.

Kemenko PMK mendorong keluarga untuk tidak menggunakan gawai selama satu jam kebersamaan tersebut.

Woro menekankan pembatasan penggunaan gawai sebaiknya dilakukan dengan pendekatan kesadaran, bukan larangan keras.

Ia mengingatkan larangan yang kaku berpotensi mendorong anak menggunakan gawai secara sembunyi-sembunyi.

Inisiatif satu jam bersama keluarga disebut sebagai gerakan bersama yang membutuhkan komitmen dan pengorbanan dari orang tua maupun anak.

Sebelumnya, Menko PMK Pratikno juga mengajak satuan pendidikan memperkuat pendidikan karakter melalui pengurangan screen time.

Pratikno mendorong pengenalan konsep green time agar anak lebih mengenal realitas kehidupan dan lingkungan sekitar, khususnya dalam menghadapi dampak perubahan iklim.

Penulis :
Ahmad Yusuf