
Pantau - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyatakan bahwa program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bertujuan membentuk pelajar Indonesia sebagai generasi yang kuat secara fisik dan mampu meraih prestasi di masa depan.
Deteksi Dini Kesehatan, Rekomendasi untuk Gaya Hidup Sehat
Mu’ti menegaskan bahwa program ini memberi manfaat langsung bagi pelajar karena mereka dapat mengetahui kondisi kesehatannya secara detail dan mendapatkan arahan untuk menjaga kebugaran.
"Program ini sudah dirasakan betul manfaat oleh pelajar, dan mereka tahu kondisi kesehatan serta tindak lanjut yang harus dilakukan," ungkapnya.
Selama satu tahun pelaksanaan, lebih dari 25 juta pelajar dari jenjang SD hingga SMA telah mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis di 202 ribu sekolah.
Para pelajar tidak hanya mendapatkan hasil pemeriksaan, tetapi juga rekomendasi pola hidup sehat, seperti makan bergizi, olahraga rutin, dan menjaga kebersihan diri.
"Badan mereka sehat dan menjadi generasi sehat," ujar Mu’ti.
Ia menekankan bahwa program ini bukan bentuk vonis atau hukuman, melainkan informasi penting untuk pencegahan dan pemantauan kondisi kesehatan.
"Jika ada temuan dan tentu agar ditindaklanjuti, agar hidup mereka menjadi lebih sehat," ia menjelaskan.
Dijalankan Kemenkes, Didukung Presiden, Diapresiasi Siswa
Program CKG merupakan program prioritas nasional yang dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan atas instruksi Presiden Prabowo Subianto.
Tujuannya adalah melakukan deteksi dini terhadap gangguan kesehatan di kalangan anak sekolah.
Mu’ti menyampaikan bahwa pelaksanaan program berjalan baik dan lancar, dengan jangkauan yang luas di seluruh Indonesia.
"Total sudah 25 juta lebih pelajar yang mengikuti di 202 ribu sekolah. Semua berjalan baik dan lancar," ungkapnya.
Salah satu siswa yang telah merasakan manfaat program ini adalah Nathan Imanuel dari Sekolah Kristen IPEKA Sunter.
Ia mengaku telah mengikuti CKG dua kali dan mendapat rekomendasi pemeriksaan lanjutan.
"Saya diberikan rekomendasi untuk pemeriksaan mata ke dokter, dan saya lakukan, hasilnya menjadi lebih baik dan nyaman," ujarnya.
Nathan menyatakan bahwa pemeriksaan ini sangat membantunya mengenali kondisi tubuh dan memperbaiki kualitas belajar.
"Saat ini, kondisi mata sudah membaik dan semakin nyaman belajar," katanya.
Program CKG diharapkan dapat menjadi investasi kesehatan jangka panjang bagi pelajar Indonesia demi menciptakan generasi yang tangguh secara fisik dan mental.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








