Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Baznas RI dan KBRI Kairo Perkuat Kolaborasi Kemanusiaan untuk Gaza dan Mahasiswa Indonesia di Mesir

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Baznas RI dan KBRI Kairo Perkuat Kolaborasi Kemanusiaan untuk Gaza dan Mahasiswa Indonesia di Mesir
Foto: (Sumber: Pertemuan antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dengan Kedutaan Besar RI di Kairo, Mesir pada Minggu (8/2/2026). ANTARA/HO-Baznas RI.)

Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menjalin kerja sama erat dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kairo, Mesir, untuk memperkuat penyaluran bantuan kemanusiaan ke Gaza serta memberikan dukungan bagi mahasiswa Indonesia di Mesir menjelang Ramadhan 1447 Hijriah.

Fokus Bantuan untuk Gaza dan Mahasiswa

"Alhamdulillah, menjelang Ramadhan ini, Baznas RI melakukan pertemuan dengan Dubes RI di Mesir. Kami membahas terkait koordinasi antara Baznas dan KBRI Kairo dalam penyaluran bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina yang terdampak konflik di Gaza," ujar Ketua Baznas RI Noor Achmad dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Pertemuan berlangsung pada Minggu, 8 Februari 2026, di Kairo, dan membahas sejumlah poin penting terkait upaya kemanusiaan dan dukungan pendidikan.

Beberapa agenda yang disepakati antara lain penyaluran bantuan kemanusiaan melalui mitra organisasi di Mesir serta pemberian bantuan tunai untuk warga Gaza.

Baznas juga menyiapkan Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) untuk 503 mahasiswa Indonesia di Mesir serta membahas pembentukan direktorat khusus urusan mahasiswa.

Langkah ini didasari oleh jumlah mahasiswa Indonesia di Mesir yang telah melebihi 15.000 orang.

Noor Achmad juga menekankan pentingnya pengurusan ulang Sekretariat BCB dan gagasan pendirian Rumah Sehat Baznas (RSB) di Mesir untuk mendukung kebutuhan mahasiswa secara menyeluruh.

Dukungan Transportasi dan Koordinasi Kemanusiaan

Duta Besar RI untuk Mesir, Kuncoro Giri Waseso, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Baznas, termasuk penyediaan dua unit bus untuk layanan Seat In Coach (SIC) yang akan mendukung mobilitas mahasiswa.

Ia juga menginformasikan bahwa Direktorat Timur Tengah dari Kementerian Luar Negeri RI akan segera mengundang Baznas ke Bogor guna melakukan pemetaan bantuan kemanusiaan ke Gaza secara lebih komprehensif.

"Pintu Rafah mulai dibuka, sehingga diharapkan bantuan dapat masuk ke Gaza dengan lebih lancar," ujar Kuncoro.

Baznas berharap kolaborasi ini dapat memperkuat dampak sosial dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat Indonesia untuk mendukung Palestina dan pelajar Indonesia di luar negeri.

Penulis :
Aditya Yohan