Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Lifestyle

Ahli Dermatologi Sebut Kebiasaan Mencabut Rambut Berisiko Sebabkan Penipisan Permanen

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Ahli Dermatologi Sebut Kebiasaan Mencabut Rambut Berisiko Sebabkan Penipisan Permanen
Foto: (Sumber : Ilustrasi wanita alami kemunduran hairline (ANTARA/freepik.com).)

Pantau - Profesor ilmu dermatologi University College Dublin Desmond Tobin menyebut kebiasaan mencabut rambut secara berulang dapat menyebabkan penipisan rambut karena produksi pertumbuhan rambut dapat terhenti. Menurutnya kebiasaan tersebut dapat merusak folikel rambut yang pada dasarnya hanya mampu menghasilkan satu helai rambut. " Kulit kepala kita dipenuhi folikel, pada dasarnya pabrik rambut kecil, dan setiap folikel hanya menghasilkan satu helai rambut. Mencabut rambut tidak akan menyebabkan banyak rambut tumbuh dari folikel yang sama," katanya. Ia menjelaskan folikel yang mengalami kerusakan berpotensi tidak dapat menumbuhkan rambut kembali di tempat yang sama. Kerusakan tersebut dapat menyebabkan rambut tidak tumbuh kembali sama sekali. Kondisi tersebut juga dapat terjadi pada rambut yang tumbuh di bagian tubuh lain termasuk alis.

Tren Mencabut Alis Pernah Picu Kerusakan Folikel

Tobin mencontohkan tren mencabut atau mencukur alis pada era 1990 hingga 2000 yang bertujuan membentuk alis tipis. Pada masa tersebut banyak orang mencabut rambut alis secara berlebihan. Akibatnya sebagian folikel rambut berhenti memproduksi rambut. Ia menegaskan mencabut alis tidak akan membuat lebih banyak rambut tumbuh di area yang sama. Dalam beberapa kasus rambut bahkan tidak akan tumbuh kembali karena folikel telah rusak. Masalah utama dari kebiasaan tersebut adalah kerusakan pada folikel rambut. Saat rambut dicabut hingga ke akarnya dapat muncul luka kecil pada kulit kepala. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa seluruh folikel telah tercabut dan berpotensi tidak dapat pulih kembali.

Faktor Genetik Pengaruhi Pertumbuhan Uban

Tobin juga menjelaskan bahwa pertumbuhan rambut beruban sebagian dipengaruhi oleh faktor genetik.Faktor tersebut dapat dilihat dari riwayat keluarga atau silsilah keturunan.Ia menyebut rambut beruban sering kali tumbuh sama baiknya atau bahkan lebih baik dibandingkan rambut yang masih berpigmen.Hal tersebut membuat rambut putih terkadang dapat tumbuh lebih cepat panjang dibandingkan rambut berwarna alami."Meskipun demikian, stres kronis, kurang tidur, dan kekurangan nutrisi dapat mempercepat aspek penuaan biologis, termasuk perubahan pada rambut," ujarnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf