
Pantau - Pakar gizi klinik Tirta Prawita Sari mengingatkan penderita asam urat berisiko mengalami serangan gout akut saat mengonsumsi makanan khas Lebaran yang tinggi purin seperti sambal goreng ati.
Peringatan tersebut disampaikan di Jakarta pada Jumat terkait pola konsumsi makanan berlemak dan tinggi garam saat perayaan Idul Fitri.
Makanan Lebaran Picu Gangguan Metabolik
Tirta menjelaskan satu porsi makanan Lebaran seperti ketupat, opor ayam, rendang, sambal goreng ati, dan kue dapat mengandung sekitar 1.390 kkal.
Ia mengatakan, "Penderita asam urat yang mengonsumsi sambal goreng ati, yang padat purin, rentan mengalami serangan gout akut, terutama bila kurang minum air putih."
Menurutnya, lebih dari 60 persen kalori berasal dari lemak jenuh santan, sementara kandungan sodium mencapai sekitar 2.035 mg, mendekati batas harian WHO.
Ia juga menambahkan, "Ketupat dan lontong memiliki indeks glikemik sangat tinggi (85–90) sehingga gula darah melonjak cepat."
Risiko Meningkat bagi Penderita Penyakit Tertentu
Tirta menilai kombinasi gula, lemak, dan garam dalam satu waktu dapat memberi tekanan besar pada tubuh.
Ia mengungkapkan, "Satu porsi makan Lebaran itu seperti menekan semua tombol bahaya sekaligus (gula, lemak, garam dan asam urat) dalam satu waktu."
Selain penderita asam urat, pasien hipertensi berisiko mengalami kenaikan tekanan darah hingga 5–10 mmHg dalam waktu singkat.
Sementara itu, pasien penyakit ginjal kronis juga perlu waspada karena tingginya kandungan sodium, fosfor, dan kalium dalam hidangan Lebaran.
Sebagai tambahan, pakar menyarankan menjaga asupan, memperbanyak minum air putih, serta mengontrol porsi makan untuk mencegah risiko kesehatan selama Lebaran.
- Penulis :
- Aditya Yohan








