Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Lifestyle

Menpar Apresiasi Dua Restoran Indonesia Masuk Asia’s 50 Best Restaurants 2026 dan Angkat Citra Gastronomi Nusantara

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Menpar Apresiasi Dua Restoran Indonesia Masuk Asia’s 50 Best Restaurants 2026 dan Angkat Citra Gastronomi Nusantara
Foto: (Sumber : Kue pai tempe dibungkus daun labu, dioles glasir kluwak, dan diberi topping rumput laut yang telah direbus karya restoran Locavore NXT dari Ubud, Bali. (Dok. Lacavore NXT).)

Pantau - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengapresiasi dua restoran Indonesia yang berhasil masuk dalam daftar Asia’s 50 Best Restaurants 2026, yakni August dari Jakarta dan Locavore NXT dari Ubud, Bali.

Prestasi Internasional Angkat Citra Kuliner Indonesia

Menpar menyebut pencapaian tersebut menjadi momentum penting dalam mempromosikan pariwisata Indonesia berbasis gastronomi di tingkat global.

“Keberhasilan dua restoran Indonesia menembus daftar Asia’s 50 Best Restaurants 2026 serta penghargaan untuk chef pastry Indonesia adalah pencapaian yang sangat membanggakan,” ungkapnya.

Ia menilai keberhasilan ini menunjukkan kekuatan kuliner Nusantara yang mampu bersaing secara global melalui inovasi, kualitas, dan storytelling yang kuat.

Berdasarkan pengumuman di Hong Kong pada 25 Maret 2026, restoran August menempati peringkat 42, sementara Locavore NXT berada di posisi 44.

Capaian tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya, di mana August berada di peringkat 49 dan Locavore NXT di posisi 92.

Chef Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi

Selain itu, Chef Pastry August, Ardika Dwitama, meraih penghargaan Asia’s Best Pastry Chef Award 2026.

Penghargaan ini diberikan atas kreativitasnya dalam mengolah bahan lokal Indonesia menjadi hidangan penutup modern yang inovatif.

“Kuliner adalah bagian penting dari pengalaman berwisata, dan Indonesia memiliki modal yang sangat besar untuk terus berkembang sebagai destinasi gastronomi kelas dunia,” ujarnya.

Sementara itu, Locavore NXT dikenal dengan konsep eco-conscious, hyper-local, dan seasonal yang menghadirkan pengalaman bersantap berbasis keberlanjutan.

Menpar menegaskan capaian ini memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata gastronomi unggulan di Asia sekaligus mendorong pelaku industri kuliner untuk terus mengangkat identitas lokal.

Sebagai penutup, pemerintah akan terus mendorong pengembangan ekosistem pariwisata gastronomi melalui promosi, penguatan destinasi kuliner, dan peningkatan eksposur internasional.

Penulis :
Ahmad Yusuf