
Pantau - Penelitian terbaru dari tim peneliti Finlandia menemukan bahwa paparan unsur alam di dalam rumah dapat menurunkan risiko asma pada anak serta memperbaiki sistem pernapasan bayi.
Temuan ini menunjukkan lingkungan alami berperan dalam meningkatkan keragaman mikrobioma yang terdiri dari bakteri dan jamur di dalam rumah.
Intervensi Sederhana dengan Dampak Signifikan
Penelitian dilakukan dengan menempatkan karpet berisi tanah hutan di pintu depan rumah untuk mengubah komposisi mikrobioma dalam ruangan.
"Mengaplikasikan tanah hutan ke karpet menyebabkan peningkatan yang jelas pada bakteri yang terkait dengan tanah hutan di udara," ungkap peneliti.
Partikel dari tanah hutan menyebar ke udara melalui aktivitas penghuni rumah dan memberikan paparan mikroba yang bermanfaat bagi sistem imun.
Dampak positif ini paling terasa pada area pernapasan bayi dan mulai terlihat dalam dua minggu pertama setelah pemasangan karpet.
Potensi dan Keterbatasan Studi
Penelitian sebelumnya menunjukkan rumah di perkotaan memiliki keragaman mikroorganisme yang lebih rendah yang dikaitkan dengan peningkatan risiko asma dan alergi pada anak.
Dalam studi ini, peningkatan bakteri hutan mencapai hampir 10 persen di area pernapasan bayi, termasuk di apartemen lantai delapan dengan ventilasi mekanis.
"Sangat menggembirakan melihat bahwa tanda-tanda paparan mikroba yang terkait dengan risiko asma yang lebih rendah mungkin meningkat di rumah-rumah perkotaan dengan intervensi yang sederhana dan berbiaya rendah seperti itu," ujarnya.
Meski demikian, penelitian ini masih memiliki keterbatasan karena dilakukan dalam skala kecil dan hanya di wilayah Finlandia timur.
"Langkah selanjutnya adalah melihat apakah jenis intervensi ini menghasilkan manfaat kesehatan yang kita harapkan," ungkapnya.
Peneliti menekankan perlunya studi lanjutan di berbagai wilayah untuk memastikan hasil yang konsisten.
- Penulis :
- Gerry Eka
- Editor :
- Tria Dianti









