Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Lifestyle

Uskup Kupang Ajak Umat Sebarkan Damai di Paskah, Tekankan Transformasi Iman di Tengah Konflik Global

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Uskup Kupang Ajak Umat Sebarkan Damai di Paskah, Tekankan Transformasi Iman di Tengah Konflik Global
Foto: (Sumber: Uskup Keuskupan Agung Kupang Mgr Hironimus Pakaenoni memberikan berkat penutup dalam Misa Paskah Pontifikal di Gereja Paroki St. Petrus TDM, Kupang, NTT, Minggu (5/4/2026). ANTARA/Yoseph Boli Bataona.)

Pantau - Uskup Keuskupan Agung Kupang Mgr Hironimus Pakaenoni menyampaikan Paskah menjadi momentum penting untuk menyebarkan pesan damai di tengah situasi global yang dipenuhi konflik dan pergolakan.

Pesan tersebut disampaikan dalam Misa Paskah Pontifikal di Gereja Paroki St Petrus TDM Kupang.

Ia menegaskan bahwa perdamaian harus dimulai dari diri sendiri sebelum menyebar ke lingkungan yang lebih luas.

"Pesan kuat dari Paskah adalah damai yang harus dimulai dari diri sendiri, di dalam keluarga, komunitas, dan masyarakat sekitar. Karena dari sana, damai itu akan menyebar luas," kata Uskup Hironimus.

Damai Berasal dari Tuhan

Uskup Hironimus menekankan bahwa damai sejahtera sejati berasal dari Tuhan, bukan dari dunia.

Ia menjelaskan setiap individu yang menerima damai tersebut dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan sekitarnya.

"Paskah kali ini sebetulnya lebih menekankan pada perdamaian. Sebagaimana Yesus yang bangkit menampakkan diri kepada para murid dalam ruang tertutup dan memberikan damai sejahtera bagi mereka, demikian pula kepada kita para murid di zaman ini," ujarnya.

Paskah Jadi Momentum Transformasi Iman

Ia juga mengingatkan pentingnya memaknai Paskah tidak hanya sebagai perayaan kebangkitan Yesus, tetapi juga kebangkitan iman umat.

Umat diajak mengalami transformasi iman dalam kehidupan sehari-hari.

"Melalui Paskah kita juga diharapkan mengalami transformasi perubahan dari sekadar sebagai murid menjadi orang-orang yang sungguh-sungguh beriman, sungguh percaya bahwa Yesus adalah Tuhan, dan juga mengalami perubahan dalam arti berani menjadi saksi-saksi tentang kebenaran, kebaikan, keadilan, dan teristimewa perdamaian di tengah dunia," pesannya.

Umat didorong menjadi saksi nilai kebenaran, kebaikan, keadilan, dan perdamaian sebagai bagian dari penguatan iman Kristiani.

Paskah diharapkan menjadi momentum perubahan sikap dan penguatan iman umat di tengah kondisi dunia yang tidak stabil.

Penulis :
Gerry Eka