HOME  ⁄  Lifestyle

Museum Horologi Internasional di Swiss Tampilkan Sejarah Panjang Pengukuran Waktu dari Abad ke-16

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Museum Horologi Internasional di Swiss Tampilkan Sejarah Panjang Pengukuran Waktu dari Abad ke-16
Foto: (Sumber : Seorang pengunjung melihat pameran di Museum Internasional Horologi (MIH) di La Chaux-de-Fonds, Swiss, 12 April 2026. MIH menyimpan koleksi yang dikhususkan untuk sejarah pengukuran waktu yang mencakup dari abad keenam belas hingga saat ini. ANTARA/Xinhua/Lian Yi.)

Pantau - Museum Horologi Internasional (International Museum of Horology/MIH) di La Chaux-de-Fonds, Swiss, menampilkan koleksi sejarah pengukuran waktu yang mencakup sejak abad ke-16 hingga era modern.

Koleksi Sejarah Pengukuran Waktu

Museum yang terletak di La Chaux-de-Fonds ini menyimpan berbagai benda pameran terkait perkembangan teknologi pengukuran waktu dari masa ke masa.

Pengunjung dapat melihat beragam koleksi jam dan perangkat mekanis yang merekam evolusi industri horologi hingga saat ini.

Sejumlah pengunjung tampak mengamati koleksi tersebut dalam pameran yang digelar pada 12 April 2026.

Warisan Dunia dan Keahlian Horologi

Kota La Chaux-de-Fonds bersama Le Locle telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak 2009 karena tata kotanya yang dibentuk oleh industri pembuatan jam.

Selain itu, pada 2020, keahlian pembuatan jam tangan mekanis dan mekanika seni yang diajukan oleh Swiss dan Prancis juga masuk dalam Daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO.

Pengakuan tersebut menegaskan pentingnya peran industri horologi dalam sejarah dan budaya global.

Museum ini menjadi salah satu destinasi edukasi yang memperlihatkan kontribusi panjang Swiss dalam pengembangan teknologi pengukuran waktu.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Aditya Yohan