
Pantau - Para ahli mengingatkan potensi paparan bahan kimia seperti pestisida pada bahan makanan sehat yang diduga berkaitan dengan risiko kanker paru-paru, berdasarkan studi terbaru yang dipublikasikan pada April 2026.
Temuan Studi dan Dugaan Risiko
Penelitian yang dipresentasikan dalam pertemuan American Association for Cancer Research melibatkan 187 pasien kanker paru-paru usia di bawah 50 tahun.
Mayoritas pasien tidak merokok dan memiliki pola makan sehat dengan konsumsi tinggi buah, sayuran, dan biji-bijian.
Peneliti menemukan skor Healthy Eating Index (HEI) pasien mencapai rata-rata 65, lebih tinggi dari rata-rata nasional Amerika Serikat sebesar 57.
Penulis utama studi Jorge Nieva mengatakan, “Karena pestisida ditemukan dalam konsentrasi yang lebih tinggi pada jenis makanan yang dikonsumsi oleh populasi pasien kami.”
Perlu Kajian Lanjutan dan Sikap Hati-hati
Sejumlah ahli menilai temuan tersebut masih bersifat awal dan perlu ditafsirkan secara hati-hati.
Epidemiolog Katrine Wallace menyebut hasil studi sebagai bukti tingkat rendah yang belum bisa dijadikan kesimpulan pasti.
Sementara Roberto Pili menegaskan belum ada bukti langsung bahwa pasien terpapar pestisida dalam kadar tinggi.
Ia menyatakan, “Terlepas dari apakah produk tersebut organik atau konvensional, pencucian harus selalu direkomendasikan untuk mengurangi kontaminan seperti bahan kimia dan bakteri.”
Para ahli menekankan pentingnya penelitian lanjutan untuk memastikan hubungan antara paparan pestisida, pola makan sehat, dan risiko kanker paru-paru.
- Penulis :
- Aditya Yohan








