
Pantau - Komunitas Pojok Rupiah bersama Pemerintah Kota Palu menggencarkan kampanye kemanusiaan HIV/AIDS di Kota Palu, Sulawesi Tengah, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah penyebaran penyakit tersebut.
Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhiddin mengatakan HIV/AIDS dipicu oleh pergaulan bebas sehingga masyarakat diajak lebih mengutamakan moral dan kesehatan.
Ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjauhi pergaulan bebas karena dapat merusak mental, moral, dan berdampak negatif pada kesehatan.
Imelda menilai kampanye yang digagas Komunitas Pojok Rupiah menjadi langkah positif dalam membangun kehidupan sosial yang lebih bermartabat.
Kampanye tersebut juga menjadi bagian dari edukasi mengenai pencegahan dan dampak kesehatan akibat HIV/AIDS.
"Kami berharap masyarakat sadar bahaya HIV/AIDS, kemudian masyarakat juga perlu memberi penguatan kepada penderitanya supaya mereka memiliki semangat hidup," ujar Imelda Liliana Muhiddin.
Kasus HIV/AIDS di Palu Capai 2.021 Kasus
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu Rochmat Jasin mengungkapkan jumlah kasus HIV/AIDS di Kota Palu secara akumulatif selama 25 tahun terakhir mencapai sekitar 2.021 kasus.
Pemerintah Kota Palu terus melakukan berbagai upaya pencegahan penularan melalui sosialisasi, edukasi, dan penguatan perilaku hidup sehat di masyarakat.
"Paling penting adalah bagaimana kita membangun perilaku hidup bersih dan sehat. Kami memiliki komitmen kuat menyejahterakan masyarakat dari sisi kesehatan, termasuk edukasi berkelanjutan supaya HIV/AIDS tidak menjadi penyakit yang mewabah," kata Rochmat Jasin.
Rochmat menegaskan peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS.
Pemkot Palu Sediakan Fasilitas Pemeriksaan HIV/AIDS
Pemerintah Kota Palu telah menyediakan fasilitas kesehatan rujukan untuk pemeriksaan HIV/AIDS bagi masyarakat.
Fasilitas tersebut berada di Puskesmas Birobuli dan Puskesmas Talise.
Rochmat mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan tersebut untuk melakukan pemeriksaan mandiri terkait HIV/AIDS.
- Penulis :
- Gerry Eka





