HOME  ⁄  Lifestyle

Pakar Dermatologi Ingatkan Perawatan Kecantikan Perlu Diimbangi Aktivitas Kebugaran

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pakar Dermatologi Ingatkan Perawatan Kecantikan Perlu Diimbangi Aktivitas Kebugaran
Foto: (Sumber :Masyarakat Bali ikuti aktivitas kebugaran meditasi di kawasan KEK Kesehatan Sanur dalam rangka "Road to Beautiverse 2026", Denpasar, Sabtu (26/9/2026). (ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari).)

Pantau - Pakar dermatologi dr. Ida Ayu Uttari Priyadarshini, Sp.DVE, menyebut penggunaan produk perawatan kecantikan perlu diimbangi aktivitas kebugaran atau wellness agar kesehatan fisik dan mental tetap terjaga. 

"Dari sisi dermatologi di era sekarang medis tidak hanya bisa berdiri sendiri, tapi harus dibarengi juga dengan wellness, seperti saat ini ada ruang untuk mengembangkan dunia kecantikan dan kebugaran di satu tempat sehingga masyarakat lebih paham keduanya penting," kata Ida di Denpasar, Sabtu (26/9/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangkaian Road to Beautiverse 2026 di Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan Sanur yang menghadirkan aktivitas kebugaran seperti yoga dan meditasi.

Dokter yang akrab disapa Tary itu menjelaskan kombinasi antara perawatan dari luar serta kesehatan fisik dan mental diperlukan agar masyarakat memiliki pemahaman yang lebih utuh mengenai kecantikan.

"Jadi cantik itu memang tidak bisa berdiri sendiri, memang produk atau faktor eksternal itu penting seperti produk kecantikan dan perawatan, tapi internal juga penting yaitu bagaimana kita mengolah stres dan mengolah rasa di dalam," ujarnya.

Nutrisi dan Tidur Cukup Perlu Diprioritaskan

Tary mengatakan aktivitas kebugaran seperti pilates, yoga, dan olahraga relaksasi lainnya telah menjadi tren di Bali.

Untuk penggunaan produk kecantikan, masyarakat disarankan aktif mencari informasi mengenai keamanan produk berdasarkan aspek ilmiah sekaligus memastikan produk telah terdaftar resmi di BPOM.

Ia juga menyarankan masyarakat memprioritaskan kebutuhan primer tubuh sebelum memilih perawatan sekunder di klinik kecantikan.

"Disarankan untuk prioritaskan yang primer dulu yaitu dari segi nutrisi, pemulihan dengan tidur yang cukup, dan juga termasuk olahraga, baru lah sekundernya seperti produk kecantikan," tuturnya.

Dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan mobilitas di Bali, Tary menyebut rutinitas harian utama untuk perawatan kulit cukup menggunakan pelembap dan tabir surya.

Beautiverse Padukan Kecantikan dan Kebugaran

Rangkaian edukasi kesehatan kulit dan aktivitas kebugaran tersebut digelar menjelang pameran utama Beautiverse 2026 di The Meru KEK Kesehatan Sanur pada Desember 2026.

Founder & Project Director Beautiverse Paulus Herry Arianto mengatakan kegiatan tersebut menghadirkan sesi meditasi sound bath healing serta latihan yoga bersama praktisi internasional Julia Barton.

"Beautiverse kan terdiri dari tiga pilar yaitu beauty, wellness, dan sustainability, dan ini adalah kegiatan yang banyak menyoroti sisi wellness," ucap Paulus.

Beautiverse juga meluncurkan aplikasi yang dirancang untuk mempertemukan jenama, profesional, kreator, dan konsumen sehingga koneksi tetap berjalan di luar penyelenggaraan pameran.

"Melalui aplikasi ini kami ingin koneksi yang sudah terbentuk bisa terus berjalan bukan hanya saat ada pameran, jadi akan mempertemukan jenama, profesional, kreator, dan konsumen," kata Paulus.

"Sementara untuk pamerannya tetap puncaknya berlangsung 18-20 Desember dengan menargetkan kehadiran 10.000 pengunjung serta melibatkan sekitar 150 jenama lokal maupun nasional di KEK Kesehatan Sanur," sambung Paulus.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026