HOME  ⁄  Lifestyle

Dokter Ungkap Manfaat Minuman Probiotik untuk Kesehatan Pencernaan, Penderita Asam Lambung Perlu Berhati-hati

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Dokter Ungkap Manfaat Minuman Probiotik untuk Kesehatan Pencernaan, Penderita Asam Lambung Perlu Berhati-hati
Foto: (Sumber :Spesialis penyakit dalam dr. Muhammad Faisal Prananda, SpPD. ANTARA/Sinta.)

Pantau - Dokter spesialis penyakit dalam Muhammad Faisal Prananda, SpPD, menjelaskan bahwa minuman probiotik dapat membantu menjaga keseimbangan mikroorganisme dalam saluran pencernaan, terutama bagi individu yang mengalami gangguan seperti sembelit, diare, nyeri perut, dan perut kembung.

Meski bermanfaat bagi kesehatan pencernaan, konsumsi minuman probiotik perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing individu, khususnya bagi penderita gangguan asam lambung atau nyeri ulu hati.

Faisal mengatakan probiotik dapat disarankan bagi pasien dengan gangguan saluran cerna fungsional, gangguan metabolisme, maupun gangguan struktural pada sistem pencernaan.

“Individu yang kita bisa sarankan untuk minum probiotik itu, satu yang mengalami gangguan saluran cerna yaitu kondisi gangguan saluran cerna fungsional atau gangguan metabolisme dan gangguan struktural atau gangguan dari sistem saluran cerna itu sendiri,” katanya kepada ANTARA di Jakarta, Rabu (4/11/2026).

Dokter Jelaskan Gangguan Pencernaan yang Dapat Dibantu Probiotik

Faisal menjelaskan bahwa gangguan saluran cerna fungsional dapat berupa konstipasi atau sembelit, diare, nyeri perut, penyakit asam lambung atau GERD, mual, hingga perut kembung.

Menurutnya, probiotik dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu menjaga keseimbangan mikroorganisme di dalam saluran pencernaan.

Probiotik mengandung mikroorganisme yang bermanfaat bagi kesehatan saluran cerna dan dapat mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh.

Keseimbangan mikroorganisme dalam saluran pencernaan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga fungsi pencernaan.

Ketika seseorang mengalami gangguan kesehatan, keseimbangan antara mikroorganisme yang menguntungkan dan merugikan di dalam saluran cerna dapat terganggu.

Konsumsi probiotik dapat membantu memulihkan keseimbangan tersebut sesuai dengan kondisi individu.

“Probiotik ini nanti akan membantu menyeimbangkan nih (saluran cerna). Karena saat kita sakit, di saluran celana itu terjadi ketidakseimbangan antara mikroorganisme baik dan mikroorganisme jahat. Jadi dengan probiotik itu, keseimbangannya akan kembali,” jelas Faisal.

Penderita Asam Lambung Perlu Memperhatikan Kandungan Minuman Probiotik

Meskipun probiotik dapat dikonsumsi oleh individu dengan gangguan pencernaan tertentu, Faisal mengingatkan agar masyarakat memperhatikan jenis produk yang dipilih.

Ia tidak menyarankan minuman probiotik dengan tambahan rasa yang lebih asam bagi pasien yang mengalami gangguan asam lambung atau nyeri ulu hati.

Kandungan dan karakteristik minuman perlu menjadi pertimbangan agar konsumsi probiotik sesuai dengan kondisi kesehatan pasien.

Selain itu, pasien yang mengalami infeksi atau peradangan pada saluran pencernaan perlu mendapatkan penanganan terhadap kondisi gawat terlebih dahulu.

Setelah kondisi tersebut teratasi, konsumsi probiotik dapat dipertimbangkan sesuai kebutuhan pasien.

Faisal juga mengingatkan bahwa probiotik bukan pengganti penanganan medis untuk gangguan pencernaan yang memerlukan pemeriksaan dan pengobatan lebih lanjut.

Masyarakat Diminta Cermati Kandungan Gula dan Pemanis

Saat ini, produk probiotik tersedia dalam berbagai bentuk, mulai dari minuman hingga tablet dan kapsul.

Faisal yang juga merupakan anggota Pengurus Besar Perhimpunan Endoskopi Gastrointestinal Indonesia (PB PEGI) menyarankan masyarakat membaca komposisi produk sebelum mengonsumsinya.

Hal tersebut penting karena sejumlah minuman probiotik memiliki kandungan tambahan berupa gula, pemanis, atau penyedap rasa.

Pemilihan produk perlu mempertimbangkan kandungan bahan tambahan serta kebutuhan kesehatan masing-masing individu.

Dengan memperhatikan komposisi produk, masyarakat dapat menentukan jenis probiotik yang lebih sesuai dengan kondisi pencernaannya.

Orang Sehat Boleh Mengonsumsi Probiotik, tetapi Tidak Wajib

Faisal menegaskan bahwa konsumsi probiotik tidak hanya diperbolehkan bagi orang yang sedang mengalami gangguan pencernaan.

Individu dalam kondisi sehat atau tidak memiliki keluhan saluran cerna juga diperbolehkan mengonsumsi produk probiotik.

Namun, ia menyebut konsumsi probiotik bukan kebutuhan yang wajib dipenuhi oleh setiap orang sehat.

“Jadi sebetulnya minum probiotik ini dianjurkan apabila seorang mengalami gangguan saluran cerna. Kalau tidak, boleh tapi tidak terlalu diwajibkan untuk mengonsumsi,” tambahnya.

Faisal menekankan pentingnya menyesuaikan konsumsi probiotik dengan kondisi kesehatan serta memperhatikan kandungan produk yang tersedia di pasaran.

Dengan penggunaan yang tepat, probiotik dapat membantu mendukung keseimbangan mikroorganisme saluran cerna dan menjaga kesehatan pencernaan.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026