
Pantau - Terpantau sejumlah billboard dengan foto Wali Kota Bogor, Jawa Barat, Bima Arya dan Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti di beberapa titik. Setidaknya di Jakarta, Depok dan Bogor.
Pada billboard itu, terlihat Bima Arya menyertakan embel-embel asosiasi lari trail dan narasi "SIAP-SIAP!". Seperti yang terlihat di persimpangan Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Jumat (17/6/2022).
Seperti diketahui, Bima merupakan Ketua Umum Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI). Bima juga sudah memberi komentar soal baliho tersebut.
"Itu kan kegiatan asosiasi lari trail kita akan mengadakan kejurnas pertama di Palu. Jadi, saat ini ALTI sudah dibentuk di 19 Provinsi," kata Bima Arya kepada wartawan usai mengunjungi lokasi kebakaran di Pasar Jambu Dua, Selasa (14/6/2022).
Pula billboard bergambar La Nyalla juga ditemukan di kawasan Depok dan Bogor. La Nyalla menyertakan jabatan Ketua DPD RI dan ada juga jabatan yang berkaitan dengan majelis taklim.
[caption id="attachment_245484" align="alignnone" width="273"]
Billboard bergambar Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti di kawasan Cibinong, Bogor/Pantau.com[/caption]
Kemunculan billboard ini juga mengundang sejumlah penafsiran. Termasuk dari Direktur Eksekutif Voters of Indonesia (VoI) AB Solissa.
"Saya melihat kedua nama ini punya orientasi politik berbeda. La Nyalla Mattalitti semua orang tahu dia sedang konsolidasi diri sebagai capres untuk maju di Pilpres 2024. Relawannya juga sudah dibentuk di hampir semua daerah di tanah air," kata Solissa kepada Pantau.com, Jumat (17/6/22).
Meskipun pilpres akan dilaksanakan pada dua tahun mendatang, namun strategi untuk meraih suara sudah gencar dilakukan.
Pun halnya Bima Arya. Solissa mengatakan terdapat kemungkinan bahwa Bima Arya sedang mempersiapkan untuk kepentingan pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat (Jabar).
"Sedangkan Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto saya melihatnya berbeda. Bima kemungkinan besar sedang mempersiapkan diri untuk bertarung di Pilkada Jabar pada November 2024 mendatang," ungkap Solissa.
Pasalnya diketahui Bima Arya telah dua periode memimpin kota Bogor. Bima dinilai berambisi menjadi Jabar 1, sebutan posisi Gubernur Jawa Barat atau Jabar 2, sebutan posisi Wakil Gubernur Jawa Barat.
"Posisi Bima Arya yang telah dua periode memimpin kota Bogor memungkinkan baginya untuk maju di Pilkada Jabar. Kalau tidak sebagai cagub, maka bisa jadi Bima akan maju sebagai Cawagub, itupun tergantung kontelasi di pilgub nanti," tambahnya.
Pada billboard itu, terlihat Bima Arya menyertakan embel-embel asosiasi lari trail dan narasi "SIAP-SIAP!". Seperti yang terlihat di persimpangan Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Jumat (17/6/2022).
Seperti diketahui, Bima merupakan Ketua Umum Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI). Bima juga sudah memberi komentar soal baliho tersebut.
"Itu kan kegiatan asosiasi lari trail kita akan mengadakan kejurnas pertama di Palu. Jadi, saat ini ALTI sudah dibentuk di 19 Provinsi," kata Bima Arya kepada wartawan usai mengunjungi lokasi kebakaran di Pasar Jambu Dua, Selasa (14/6/2022).
Pula billboard bergambar La Nyalla juga ditemukan di kawasan Depok dan Bogor. La Nyalla menyertakan jabatan Ketua DPD RI dan ada juga jabatan yang berkaitan dengan majelis taklim.
[caption id="attachment_245484" align="alignnone" width="273"]
Billboard bergambar Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti di kawasan Cibinong, Bogor/Pantau.com[/caption]Kemunculan billboard ini juga mengundang sejumlah penafsiran. Termasuk dari Direktur Eksekutif Voters of Indonesia (VoI) AB Solissa.
"Saya melihat kedua nama ini punya orientasi politik berbeda. La Nyalla Mattalitti semua orang tahu dia sedang konsolidasi diri sebagai capres untuk maju di Pilpres 2024. Relawannya juga sudah dibentuk di hampir semua daerah di tanah air," kata Solissa kepada Pantau.com, Jumat (17/6/22).
Meskipun pilpres akan dilaksanakan pada dua tahun mendatang, namun strategi untuk meraih suara sudah gencar dilakukan.
Pun halnya Bima Arya. Solissa mengatakan terdapat kemungkinan bahwa Bima Arya sedang mempersiapkan untuk kepentingan pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat (Jabar).
"Sedangkan Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto saya melihatnya berbeda. Bima kemungkinan besar sedang mempersiapkan diri untuk bertarung di Pilkada Jabar pada November 2024 mendatang," ungkap Solissa.
Pasalnya diketahui Bima Arya telah dua periode memimpin kota Bogor. Bima dinilai berambisi menjadi Jabar 1, sebutan posisi Gubernur Jawa Barat atau Jabar 2, sebutan posisi Wakil Gubernur Jawa Barat.
"Posisi Bima Arya yang telah dua periode memimpin kota Bogor memungkinkan baginya untuk maju di Pilkada Jabar. Kalau tidak sebagai cagub, maka bisa jadi Bima akan maju sebagai Cawagub, itupun tergantung kontelasi di pilgub nanti," tambahnya.
- Penulis :
- Muhammad Rodhi









