
Pantau - Dua gempa bumi dangkal mengguncang wilayah Kabupaten Kolaka dan Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, pada Minggu pagi, 30 November 2025, namun tidak dirasakan oleh masyarakat dan tidak menimbulkan kerusakan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kendari menyebutkan gempa terjadi akibat aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.
Rincian Gempa dan Penjelasan BMKG
Gempa pertama terjadi di Kabupaten Kolaka dengan magnitudo 3,2 pada pukul 08.36 Wita.
Pusat gempa berada pada koordinat 3,92° Lintang Selatan dan 121,57° Bujur Timur, sekitar 15 kilometer utara Kolaka.
Gempa kedua mengguncang wilayah Kabupaten Kolaka Timur dengan kekuatan magnitudo 2,7 pada pukul 03.42 Wita.
Lokasi gempa berada di koordinat 4,07° Lintang Selatan dan 121,79° Bujur Timur, sekitar 17 kilometer barat daya Kolaka Timur.
Staf operasional BMKG Kendari, Ermita Sari, menyampaikan bahwa kedua gempa tersebut tidak dirasakan oleh warga.
"Gempanya memang ada, tapi tidak dirasakan oleh masyarakat. Dan hingga saat ini belum ada masyarakat yang melapor", ungkapnya.
Imbauan Tetap Tenang
BMKG mengidentifikasi jenis gempa ini sebagai gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif, ditinjau dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenter.
Ermita menambahkan bahwa hingga kini tidak ditemukan laporan kerusakan atau dampak lainnya dari masyarakat.
"Kami tidak menerima laporan yang masuk sejauh ini, karena tidak ada masyarakat yang melapor merasakan gempa bumi tersebut", ujarnya.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
- Penulis :
- Gerry Eka







