Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Menhan Pimpin Rapat Koordinasi Satgas Kuala untuk Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Menhan Pimpin Rapat Koordinasi Satgas Kuala untuk Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang
Foto: (Sumber: Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (kiri) dan Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita (kanan) saat menggelar rapat koordinasi Satgas Kuala di Aceh Tamiang, Aceh, Minggu (4/1/2026). ANTARA/Ho-Istimewa.)

Pantau - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memimpin langsung rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Satuan Tugas (Satgas) Kuala di Desa Tangsi Lama, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang, Aceh, pada Minggu (4 Januari 2026).

Rapat tersebut digelar untuk memastikan kinerja Satgas Kuala berjalan optimal dalam pengerukan sungai, pemanfaatan air, dan pemulihan wilayah terdampak bencana secara menyeluruh.

Fokus Sinkronisasi dan Kesiapan Alat Berat

Beberapa pejabat tinggi yang hadir dalam rapat koordinasi ini antara lain Wakil Panglima TNI, Staf Khusus Presiden bidang infrastruktur, Kepala Badan Logistik Pertahanan (Kabaloghan) Kemhan, Pangdam Iskandar Muda, serta Bupati Aceh Tamiang.

"Rapat ini difokuskan pada sinkronisasi rencana teknis, kesiapan alat berat, dukungan logistik, serta integrasi program Satgas Kuala dengan tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana," ungkap Sjafrie dalam pernyataannya.

Ia menegaskan bahwa pengerahan alat berat oleh Satgas Kuala akan dimulai dalam dua minggu ke depan.

Program normalisasi sungai dan muara akan berjalan beriringan dengan proses rehabilitasi serta rekonstruksi wilayah yang terdampak bencana.

Dukung Ekonomi Masyarakat Melalui Normalisasi Sungai

Sjafrie menjelaskan bahwa normalisasi sungai juga akan meningkatkan pasokan air yang kemudian dapat diproses menjadi air bersih dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Lebih dari itu, ia menekankan bahwa misi utama Satgas Kuala bukan semata menormalisasi sungai, melainkan juga mempercepat pemulihan dan penguatan perekonomian masyarakat.

Sasaran utama dari program ini adalah masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran sungai dan kawasan muara Tamiang yang selama ini rentan terhadap dampak bencana.

Penulis :
Gerry Eka