Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pengiriman 20 Mobil Penjernih Air dan Rencana Pembangunan 200 Hunian untuk Korban Bencana di Sumatera

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Pengiriman 20 Mobil Penjernih Air dan Rencana Pembangunan 200 Hunian untuk Korban Bencana di Sumatera
Foto: Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago dan Menko PMK Pratikno memberikan keterangan pers usai peninjauan di Gereja Katedral Jakarta, Rabu 24/12/2025 (sumber: ANTARA/Asep Firmansyah)

Pantau - Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polkam) mengirimkan 20 unit mobil penjernih air ke wilayah terdampak bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh untuk membantu korban bencana mendapatkan akses air bersih.

Pengiriman mobil penjernih air tersebut dilakukan menggunakan kapal milik Angkatan Darat Republik Indonesia (ADRI) yang diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada hari Selasa.

Mobil tersebut berfungsi mengolah air kotor di lokasi bencana menjadi air yang layak konsumsi, guna memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi.

"Yang paling utama untuk kita adalah bagaimana kita cepat memberikan kesejahteraan kepada masyarakat. Oleh karenanya, saya menitipkan 20 unit mobil untuk penjernih air," ungkap Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, Menko Polkam, saat berada di Dermaga Satuan Angkutan Perairan TNI AD di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Rencana Pembangunan Hunian Sementara

Selain pengiriman mobil penjernih air, Djamari juga menyampaikan bahwa pemerintah akan membangun 200 unit hunian bagi korban bencana di wilayah terdampak.

Hunian tersebut akan dibangun dalam bentuk klaster yang ditata secara teratur untuk menjaga keseragaman dan kenyamanan tempat tinggal para pengungsi.

"Kita tidak mau nanti di sebelahnya ada rumah lain lagi yang berbeda model dan tipenya sehingga lebih baik saya bikin satu klaster. Nantinya saya bikinkan mushalla, saya bikinkan ruang pertemuan untuk masyarakat," ia mengungkapkan.

Meski demikian, Djamari belum menjelaskan secara rinci mengenai lokasi pembangunan dan waktu pelaksanaan proyek hunian tersebut.

Pemerintah berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera.

Penulis :
Leon Weldrick