
Pantau - Penyidik Satreskrim Polres Ponorogo bersama Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur melakukan olah TKP kebakaran gudang farmasi RSUD dr Harjono Ponorogo yang terjadi pada Minggu sore, 4 Januari 2025.
Olah TKP dilakukan pada Senin siang oleh tim gabungan untuk mencari penyebab pasti kebakaran.
Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali menyebutkan bahwa hasil sementara menunjukkan dugaan korsleting listrik sebagai penyebab awal.
"Tim Satreskrim bersama Labfor Polda Jawa Timur melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab kebakaran. Kesimpulan sementara mengarah pada dugaan korsleting listrik," ungkapnya.
Proses olah TKP berlangsung hampir dua jam dan mencakup seluruh area gudang farmasi dua lantai yang terletak di samping gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit.
Dampak Kerusakan dan Barang Bukti
Berdasarkan pemeriksaan awal, kerusakan akibat kebakaran terjadi di kedua lantai gudang dengan tingkat kerusakan yang relatif serupa.
"Di lantai dua, sekitar 25 persen area terdampak, baik dokumen maupun obat-obatan. Lantai satu kondisinya hampir sama," ia mengungkapkan.
Gudang tersebut menyimpan stok obat-obatan serta dokumen penting seperti kwitansi, resep pasien, dokumen farmasi, hingga rekam medis selama lima tahun terakhir.
Dalam olah TKP tersebut, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti yang diduga berasal dari titik awal kebakaran.
Namun, hingga kini, pihak kepolisian masih merahasiakan jenis barang bukti karena masih dalam tahap pemeriksaan.
"Kami sudah mengamankan beberapa barang bukti dari lokasi yang diduga menjadi titik awal kebakaran. Saat ini masih dalam tahap pemeriksaan lanjutan," tambah Imam.
Kronologi Kebakaran dan Penanganan
Kebakaran terjadi pada Minggu sekitar pukul 16.15 WIB, dengan api pertama kali muncul di lantai dua gudang farmasi.
Api kemudian menjalar ke lantai dasar hingga menyebabkan kerusakan cukup luas.
Dinas Pemadam Kebakaran mengerahkan empat unit mobil pemadam, dibantu dua truk tangki air milik BPBD Ponorogo.
Api berhasil dipadamkan setelah lebih dari dua jam dan dilanjutkan dengan proses pembasahan area.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Pelayanan RSUD dr Harjono, termasuk IGD dan ruang rawat inap, tetap berjalan normal tanpa gangguan.
- Penulis :
- Leon Weldrick
- Editor :
- Tria Dianti








