
Pantau - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, meninjau Pasar Kuala Simpang di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, untuk memastikan percepatan pemulihan sektor pangan dan ekonomi rakyat pascabanjir.
Pemulihan Pasar Rakyat dan Aktivitas Ekonomi
Peninjauan dilakukan bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, sebagai bagian dari koordinasi lintas sektor dalam penanganan dampak bencana banjir.
"Pemulihan pasar rakyat dan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak menjadi prioritas agar aktivitas ekonomi masyarakat bisa segera kembali berjalan," ungkap Zulkifli Hasan.
Pasar Kuala Simpang merupakan pasar terbesar di Kabupaten Aceh Tamiang, menampung sekitar 295 pedagang, dan telah menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat sejak 1982.
Pembersihan pasar telah diselesaikan hingga akhir Desember 2025 melalui sinergi Kementerian Perdagangan, Kementerian PUPR, pemerintah daerah, serta TNI Angkatan Darat, sehingga aktivitas perdagangan kembali berjalan.
Kunjungan Posko Pengungsian dan Penyaluran Bantuan
Selain pasar, Zulkifli Hasan juga mengunjungi posko pengungsian di Desa Sungai Liput untuk memastikan penyaluran bantuan kemanusiaan berjalan tepat sasaran.
Pemerintah menyalurkan 10.000 paket makanan siap saji, 336 kilogram bantuan sandang, serta 1,6 ton peralatan sanitasi bagi warga terdampak.
Bantuan ini merupakan hasil kerja sama Kementerian Koordinator Bidang Pangan dengan PT Halalan Thayyiban dan PT Bagus Peduli, sebagai dukungan sektor swasta dalam penanganan bencana.
" Pemerintah akan terus mengawal pemulihan wilayah terdampak banjir melalui perbaikan infrastruktur dasar, penguatan ketahanan pangan, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat," tegas Zulkifli Hasan.
Pendekatan terpadu lintas sektor ini ditujukan untuk menjaga stabilitas pangan dan mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak banjir Aceh.
- Penulis :
- Aditya Yohan








