Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

Kampung Nelayan Merah Putih Bentenge Bulukumba Tembus Pasar Arab Saudi Lewat Ekspor Perdana Ikan Segar

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kampung Nelayan Merah Putih Bentenge Bulukumba Tembus Pasar Arab Saudi Lewat Ekspor Perdana Ikan Segar
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Pekerja mengisi drum dengan air untuk mengerjakan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Nagari Katapiang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Rabu (15/10/2025). (ANTARA/Muhammad Zulfikar))

Pantau - Kampung Nelayan Merah Putih Bentenge di Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan melakukan ekspor perdana hampir satu ton ikan segar ke Arab Saudi pada Jumat 9 Januari 2026.

Ekspor perdana tersebut menandai langkah awal pengembangan pasar internasional bagi nelayan pesisir Bulukumba.

Pelepasan ekspor dilakukan di Kampung Nelayan Merah Putih Bentenge dengan pengiriman ikan hasil tangkapan nelayan setempat.

Ikan segar tersebut diangkut menggunakan mobil pendingin menuju Makassar sebelum diterbangkan ke Jeddah pada hari yang sama.

Penguatan Pasar Internasional Nelayan

Ketua Tim Koordinasi Pelaksanaan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Trian Yunanda menyampaikan bahwa program Kampung Nelayan Merah Putih dirancang untuk meningkatkan produktivitas masyarakat nelayan sekaligus memperluas jangkauan pasar hasil perikanan.

Trian Yunanda menyampaikan, “Dari yang tadinya lokal kini merambah pasar internasional,” ungkapnya dalam keterangan pers Kementerian Kelautan dan Perikanan di Jakarta pada Sabtu 10 Januari 2026.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur Kampung Nelayan Merah Putih Bulukumba telah memasuki tahap akhir.

Kementerian Kelautan dan Perikanan telah menyalurkan berbagai fasilitas pendukung berupa mobil pendingin kapal mesin kapal dan alat tangkap yang nantinya dikelola oleh koperasi.

Fasilitas Lengkap dan Prospek Ekspor

Kampung Nelayan Merah Putih Bentenge juga dilengkapi tambatan perahu shelter pendaratan ikan stasiun pengisian bahan bakar umum nelayan bengkel kapal kios perbekalan dan balai nelayan.

Selain itu kawasan tersebut memiliki fasilitas rantai dingin yang meliputi pabrik es portabel coolbox mobil pendingin dan gudang beku.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Bulukumba Muh Thaiyeb Maningkasi menyatakan kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih akan mendukung pengembangan sektor perikanan daerah.

Muh Thaiyeb Maningkasi menyampaikan, “Jika sudah beroperasi penuh, aktivitas perikanan akan kami pusatkan di sana,” katanya.

Ia optimistis ekspor ikan dari Bulukumba akan terus meningkat seiring dukungan infrastruktur yang memadai.

Pengiriman perdana tersebut mencakup ikan kerapu macan dan ikan tenggiri dengan total hampir satu ton.

Eksportir bahkan telah menawarkan tambahan permintaan hingga 2,5 ton per hari.

Muh Thaiyeb Maningkasi menyatakan fasilitas cold storage dan mobil pendingin di Kampung Nelayan Merah Putih akan membantu nelayan memenuhi permintaan ekspor.

Kabupaten Bulukumba juga dikenal menghasilkan ikan kakap merah ikan layang dan berbagai jenis ikan karang bernilai jual tinggi.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Tria Dianti