
Pantau - Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, memuji kehidupan beragama di Provinsi Kepulauan Riau saat berkunjung ke gedung PTSP Kanwil Kemenag Kepri di Kota Tanjungpinang pada Kamis, 15 Januari 2026.
Ia menyebut bahwa kualitas kehidupan keagamaan masyarakat Kepri berada di atas rata-rata nasional.
Menurutnya, tingginya indeks kerukunan mencerminkan keberhasilan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman.
"Kualitas jamaah dan kehidupan keagamaan masyarakat Kepri ini sangat baik, bahkan berada di atas rata-rata. Ini tidak lepas dari peran pemerintah daerah yang konsisten menjaga kerukunan dan kualitas kehidupan sosial masyarakat," ungkapnya.
Komitmen Pemerintah Daerah Jaga Kerukunan
Nasaruddin memberikan apresiasi kepada Gubernur, Wakil Gubernur Kepri, dan seluruh pemangku kepentingan atas komitmen mereka dalam menjaga kerukunan umat beragama.
Ia menyatakan bahwa komitmen tersebut telah menjadikan Kepri sebagai daerah yang aman, damai, dan harmonis.
Menag juga menyampaikan kekagumannya atas kekayaan intelektual dan spiritual masyarakat Kepri, terutama setelah ia berziarah ke makam Raja Ali Haji dan Daeng Celak di Pulau Penyengat.
"Makam Daeng Celak yang saya ziarahi tadi, merupakan salah satu nama yang menjadi silsilah keluarga saya di Palopo, Sulawesi," ia mengungkapkan.
Ia meyakini warisan intelektual para wali dan ulama akan terus menjaga keberkahan dan keamanan di Bumi Melayu.
IKUB Kepri Terus Meningkat Selama Dua Tahun Berturut-turut
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menyampaikan bahwa Kepri berhasil meningkatkan Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) selama dua tahun terakhir.
Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2025, IKUB Kepri mencapai 83,68 poin, naik dari 82,21 poin di tahun 2024.
Dengan capaian tersebut, Kepri menempati peringkat ketiga di regional Sumatera dan masuk dalam klaster atas secara nasional.
"Alhamdulillah, dengan keberagaman suku, budaya dan agama yang ada di Kepri, kita dapat hidup rukun, tenang dan damai. Ini adalah modal sosial yang sangat berharga untuk membangun daerah," ujar Gubernur Ansar.
- Penulis :
- Leon Weldrick







