
Pantau - Rotan menjadi simbol kuat dalam hubungan budaya antara Indonesia dan Prancis, sebagaimana disampaikan oleh Direktur Institut Français Indonesia (IFI), Jules Irrmann, dalam peluncuran buku anak berjudul Woven Worlds hasil kolaborasi IFI dengan Milou, Kinderkloud, dan Wonderful Indonesia.
Rotan, Produk Familiar di Prancis yang Berasal dari Indonesia
Jules Irrmann mengungkapkan bahwa rotan merupakan produk yang sangat familiar di Prancis, terutama pada kursi-kursi bistro di teras kafe yang menjadi citra khas negara tersebut.
"Rotan adalah sesuatu yang sangat familiar bagi kami di Prancis, karena kami bisa menemukan rotan di hampir setiap jalan di Prancis, semua kursi bistro kami di teras kafe, yang mungkin merupakan salah satu citra Prancis yang paling kuat dan menarik banyak wisatawan," ungkapnya.
Meski demikian, ia menekankan bahwa rotan bukan berasal dari Prancis karena iklim di negara itu tidak memungkinkan tanaman rotan tumbuh.
Ia juga menyampaikan bahwa keterikatan Indonesia dan Prancis dalam ekonomi kreatif berbasis rotan menciptakan hubungan yang bernilai tinggi antara kedua negara.
"Jadi ini adalah tradisi yang sangat panjang dan juga, saya kira, ekspor yang sangat menarik juga bagi Indonesia karena kita memiliki banyak sekali rotan. Dan tentu saja di rumah-rumah, terutama generasi saya, jadi ketika saya masih kecil di akhir tahun 70-an dan awal 80-an, kami memiliki banyak rotan di rumah," jelasnya.
Jules juga menyebutkan bahwa rotan merupakan produk yang ramah lingkungan dan memiliki daya tarik kuat bagi generasi Z.
Woven Worlds: Buku Anak sebagai Jembatan Budaya
Melalui kolaborasi antara Milou, Kinderkloud, IFI, dan jenama promosi wisata nasional Wonderful Indonesia, diterbitkan buku anak berjudul Woven Worlds.
Kolaborasi ini bertujuan menampilkan budaya dan keahlian kerajinan rotan Indonesia yang berakar kuat pada pengetahuan lokal dan tradisi daerah, khususnya di Jawa, Jakarta, dan Cirebon.
"Rotan bukan hanya sebagai material tetapi juga sebagai simbol, jembatan antara kerajinan pedesaan dan desain perkotaan, antara warisan lokal dan narasi kreatif global," ujarnya.
Buku Woven Worlds diperkenalkan sebagai sebuah pengalaman budaya yang menempatkan anak-anak sebagai pusat dalam dialog lintas budaya.
Buku ini terinspirasi dari kerajinan menganyam untaian rotan menjadi satu bagian yang kuat.
Dalam isinya, buku ini menceritakan kisah yang lembut namun kuat tentang bagaimana dua budaya, Indonesia dan Prancis, dapat bertemu, belajar satu sama lain, dan tumbuh bersama.
Dilengkapi dengan ilustrasi, tekstur, dan nilai-nilai bersama, buku ini disusun agar mudah dipahami dan menarik bagi anak-anak.
- Penulis :
- Shila Glorya







