Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Peter Layardi Lay Kembalikan Berkas Pencalonan Ketua Umum PB PTMSI dengan Dukungan 34 Provinsi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Peter Layardi Lay Kembalikan Berkas Pencalonan Ketua Umum PB PTMSI dengan Dukungan 34 Provinsi
Foto: (Sumber: Penyerahan berkas pendaftaran Calon Ketua Umum PB PTMSI di Gedung KONI Pusat, Senayan, Jakarta, Rabu (28/01/2026). (ANTARA/HO-PTMSI))

Pantau - Peter Layardi Lay mengembalikan berkas pendaftaran sebagai Calon Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia masa bakti 2026–2030 kepada Tim Penjaringan dan Penyaringan PTMSI dengan membawa dukungan dari 34 Pengurus Provinsi.

Pengembalian berkas pendaftaran tersebut dilakukan di Gedung KONI Pusat, Senayan, Jakarta, pada Rabu, 28 Januari 2026.

Berkas persyaratan administrasi pencalonan diserahkan secara lengkap dan diterima langsung oleh Tim Penjaringan dan Penyaringan PTMSI.

Tim Penjaringan dan Penyaringan PTMSI terdiri dari Ketua Dani Rotinsulu, Sekretaris Adrizal, dan Anggota Rudolof Agustinus Pattiasina.

Dukungan Daerah dan Proses Pencalonan

Peter Layardi menyampaikan bahwa agenda kedatangannya adalah mengembalikan berkas pendaftaran sekaligus melengkapi persyaratan sebagai bakal calon Ketua Umum PB PTMSI periode 2026 sampai 2030.

"Agenda saya hari ini adalah mengembalikan berkas pendaftaran sekaligus melengkapi seluruh persyaratan pencalonan," ungkap Peter Layardi dalam keterangan resmi pada Kamis.

Ia menjelaskan bahwa dukungan yang diserahkan pada hari tersebut berjumlah 34 pengurus provinsi dan masih ada dukungan lain yang sedang dalam proses pengiriman.

"Secara keseluruhan dukungan yang masuk berpotensi mencapai 36 provinsi," ujarnya.

Jumlah dukungan tersebut dinilai telah melampaui ambang batas minimal yang dipersyaratkan, yakni 12 dari 38 pengurus provinsi.

Dari total 38 provinsi, dua provinsi diketahui tidak memiliki hak suara karena masa kepengurusannya telah berakhir.

Tim Penjaringan dan Penyaringan PTMSI memberikan kesempatan kepada Peter Layardi untuk melengkapi berkas administrasi hingga 3 Februari 2026.

Dinamika Organisasi dan Harapan Prestasi

Menanggapi peluang terjadinya aklamasi, Peter Layardi menegaskan bahwa proses pencalonan tetap terbuka bagi siapa pun tanpa pembatasan jumlah calon.

"Selama proses pencalonan masih berjalan, siapa pun boleh mendaftar dan tidak ada pembatasan jumlah calon," katanya.

Terkait polarisasi tenis meja nasional, ia menilai dukungan besar dari daerah lahir dari harapan untuk menyelesaikan dinamika yang terjadi selama ini.

Ia menyebut dinamika tersebut muncul akibat adanya pihak-pihak yang awalnya hanya sebagai penyelenggara event namun kemudian diakui sebagai organisasi oleh pihak tertentu.

"PB PTMSI adalah satu-satunya induk organisasi tenis meja di Indonesia yang sah," tegasnya.

PB PTMSI berada di bawah naungan KONI, telah berdiri lebih dari 50 tahun, dan statusnya sebagai induk organisasi tenis meja Indonesia telah diuji hingga ke Mahkamah Agung.

Motivasi utama Peter Layardi kembali mencalonkan diri disebutkan karena keinginannya membawa tenis meja Indonesia kembali berprestasi di tingkat internasional.

Penulis :
Ahmad Yusuf