Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Udinus Semarang Jadi Kampus Pertama Terapkan Ijazah 100 Persen Berbasis Blockchain

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Udinus Semarang Jadi Kampus Pertama Terapkan Ijazah 100 Persen Berbasis Blockchain
Foto: Rektor Udinus Prof Pulung Nurtantio Andono bersama perwakilan IBC Hambali (sumber: Udinus)

Pantau - Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang resmi menerapkan sistem ijazah berbasis blockchain secara 100 persen untuk menjamin keaslian dan keamanan dokumen kelulusan.

Rektor Udinus, Prof Pulung Nurtantio Andono, menyatakan bahwa penerapan teknologi ini ditujukan untuk mencegah pemalsuan dan mempermudah proses verifikasi ijazah hingga tingkat global.

"Implementasi ini bertujuan untuk memastikan keaslian ijazah, mencegah pemalsuan, hingga memudahkan verifikasi di skala global," ungkapnya.

Kolaborasi Internasional dan Peresmian IBC Chapter Udinus

Sebagai bentuk keseriusan dalam adopsi teknologi, Udinus menjalin kerja sama strategis dengan Dubai Blockchain Center, Indonesia Blockchain Center (IBC), dan Sealbound UAE.

Langkah ini diikuti dengan peresmian Indonesia Blockchain Center (IBC) Chapter Udinus sebagai pusat studi dan pengembangan teknologi blockchain di wilayah Jawa Tengah.

"Melalui kolaborasi global ini, Kami siap menjadi pusat pengembangan blockchain dan pencetak talenta digital berstandar internasional," tegas Prof Pulung.

IBC Chapter Udinus berlokasi di Fakultas Ilmu Komputer (FIK) dan didukung oleh 30 trainer bersertifikat dari IBC dan Dubai Blockchain Center yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan Training for Trainers (ToT).

Dalam kegiatan ToT, hadir narasumber dari Dubai Blockchain Center, seperti Ms. Moussa Alshhehi dari Sealbound dan Mr. Chantal Donelan dari NEXSTOX.

Perwakilan IBC, Hambali, menyebut Udinus sebagai "role model" nasional dalam pemanfaatan teknologi digital untuk pendidikan.

"Udinus akan menjadi contoh bagi kampus lain dalam penggunaan blockchain untuk pendidikan, sertifikasi, dan sistem antifraud," ujarnya.

IBC dan Dubai Blockchain Center juga memberikan penghargaan kepada Rektor Udinus atas kepemimpinannya dalam transformasi digital di perguruan tinggi.

Keunggulan Blockchain dan Jaminan Masa Depan Lulusan

Teknologi blockchain adalah sistem buku besar terdistribusi yang menyimpan data secara aman, transparan, dan tidak dapat dimanipulasi.

Data disimpan dalam blok-blok yang saling terhubung dan setiap blok memiliki kode unik (hash) yang membuatnya tahan terhadap perubahan.

Blockchain tidak hanya digunakan untuk mata uang kripto seperti Bitcoin, tetapi juga untuk berbagai sektor lain seperti manajemen rantai pasok, sistem identitas digital, pelacakan aset, hingga pemungutan suara elektronik.

Keberadaan IBC Chapter Udinus menjadi solusi atas tantangan digital saat ini, khususnya terhadap risiko pemalsuan dokumen akademik.

Dengan teknologi ini, "ijazah lulusan Udinus tidak hanya sekedar lembaran kertas saja, tapi terdapat rekam jejak digital yang transparan, aman, dan tidak dapat diubah," jelas Prof Pulung.

Melalui sistem ini, Udinus tak hanya mencetak lulusan kompeten, namun juga memberikan jaminan atas keabsahan dokumen yang diakui secara global, sehingga memperkuat kepercayaan dunia kerja terhadap lulusan kampus tersebut.

Penulis :
Leon Weldrick