HOME  ⁄  Nasional

Gubernur Khofifah Memastikan Penjaringan Siswa Sekolah Rakyat 2026/2027 Masih Berlangsung demi Penuhi Kuota

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Gubernur Khofifah Memastikan Penjaringan Siswa Sekolah Rakyat 2026/2027 Masih Berlangsung demi Penuhi Kuota
Foto: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memeluk siswa Sekolah Rakyat saat kegiatan Pemerintah Provinsi setempat beberapa waktu lalu (sumber: Biro Adpim Pemprov Jatim)Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memeluk siswa Sekolah Rakyat saat kegiatan Pemerintah Provinsi setempat beberapa waktu lalu (sumber: Biro Adpim Pemprov Jatim)

Pantau - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan proses penjaringan calon peserta didik Sekolah Rakyat (SR) Tahun Ajaran 2026/2027 masih terus berlangsung sehingga jumlah siswa yang diterima belum ditetapkan secara final karena seluruh tahapan seleksi masih berjalan.

Proses penjaringan calon peserta didik dilakukan oleh Sumber Daya Manusia (SDM) Program Keluarga Harapan (PKH) dengan pendampingan dari Dinas Sosial (Dinsos) kabupaten/kota untuk mengoptimalkan pemenuhan kuota peserta didik, terutama di 18 Sekolah Rakyat permanen.

Khofifah mengatakan, "Penjaringan calon siswa SR masih terus berlangsung. Bersama SDM PKH dan Dinsos kabupaten/kota, kami terus melakukan pendampingan dan sosialisasi kepada keluarga calon siswa agar mereka memperoleh pemahaman yang utuh mengenai penyelenggaraan SR, khususnya konsep pendidikan berasrama."

Pendampingan Keluarga Calon Peserta Didik Dioptimalkan

Pendampingan kepada keluarga calon peserta didik tidak hanya difokuskan pada pemenuhan persyaratan administrasi, tetapi juga mencakup penjelasan mengenai sistem pembelajaran, pola pengasuhan di sekolah, pembinaan karakter, serta berbagai fasilitas yang akan diterima peserta didik selama menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat.

Sebagai bagian dari optimalisasi penjaringan, Kementerian Sosial (Kemensos) menginisiasi kegiatan Open House Sekolah Rakyat yang menjadi sarana bagi calon peserta didik dan orang tua untuk mengenal lebih dekat sistem pendidikan yang diterapkan.

Melalui kegiatan Open House, calon peserta didik dan orang tua juga dapat melihat secara langsung perkembangan peserta didik Sekolah Rakyat rintisan yang telah berjalan sejak 2025.

Khofifah mengungkapkan, "Pengalaman para orang tua siswa SR rintisan yang merasakan perubahan positif pada putra-putrinya juga turut dibagikan sebagai bentuk edukasi dan penguatan kepercayaan masyarakat terhadap program tersebut."

Penetapan Peserta Dilakukan Setelah Penjaringan Selesai

Kepala Dinas Sosial Jawa Timur Restu Novi Widiani menyampaikan data calon peserta didik masih terus berubah karena proses penjaringan di lapangan masih berlangsung.

Setelah seluruh tahapan penjaringan selesai, pemerintah kabupaten/kota akan menetapkan secara resmi daftar peserta didik yang diterima.

Restu Novi Widiani mengatakan, "Kami optimistis jumlah tersebut akan terus bertambah seiring masih berlangsungnya proses penjaringan dan pendampingan."

Pemerintah berharap kuota peserta didik yang telah ditetapkan dapat terpenuhi sebelum memasuki tahapan berikutnya yang meliputi cek kesehatan gratis, tes DNA, dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dijadwalkan berlangsung pada 14–17 Juli 2026.

Penulis :
Arian Mesa