
Pantau - Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyatakan Tim Disaster Victim Identification Polri berhasil mengidentifikasi 57 jenazah korban bencana tanah longsor di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, dan seluruhnya telah diserahkan kepada pihak keluarga.
Informasi tersebut disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta pada Senin, 2 Februari 2026.
Proses identifikasi dilakukan berdasarkan data antemortem dan postmortem yang dikumpulkan oleh tim DVI sejak hari pertama evakuasi.
Abdul Muhari menjelaskan bahwa "proses identifikasi dilakukan secara cermat untuk memastikan kepastian identitas korban sebelum diserahkan kepada keluarga," ungkapnya.
Hingga Minggu, 1 Februari 2026 pukul 16.00 WIB, tim SAR gabungan telah mengirimkan 74 kantong jenazah ke pos DVI untuk proses identifikasi.
Dari total 74 kantong jenazah tersebut, sebanyak 17 kantong masih berada dalam tahap pemeriksaan dan pencocokan identitas oleh tim forensik.
Koordinasi lintas instansi terus dilakukan antara Polri, BNPB, Basarnas, pemerintah daerah, dan rumah sakit rujukan.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk mempercepat proses penanganan korban bencana tanah longsor.
BNPB mencatat sebanyak 517 jiwa pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing setelah kondisi dinilai memungkinkan.
Sebanyak 159 jiwa lainnya masih memilih bertahan di lokasi pengungsian.
BNPB mengimbau keluarga korban yang masih menunggu hasil identifikasi agar terus berkoordinasi dengan posko resmi.
Imbauan tersebut bertujuan agar keluarga korban memperoleh informasi yang akurat dan telah terverifikasi.
- Penulis :
- Aditya Yohan








