Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  News

Polres Pamekasan Terjunkan Tim Medis untuk Korban Longsor di Desa Sana Daja

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Polres Pamekasan Terjunkan Tim Medis untuk Korban Longsor di Desa Sana Daja
Foto: (Sumber: Pemeriksaan kesehatan oleh tim medis Polres Pamekasan kepada korban tanah longsor di Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, Pamekasan. (ANTARA/ HO-Polres Pamekasan).)

Pantau - Polres Pamekasan, Jawa Timur, mengirimkan tim medis ke lokasi pengungsian korban tanah longsor di Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, guna memberikan layanan kesehatan dan bantuan obat-obatan kepada warga terdampak.

Langkah ini dilakukan karena para pengungsi masih tinggal di tenda-tenda darurat setelah rumah mereka rusak akibat longsor yang terjadi pada Sabtu, 17 Januari 2026.

“Karena itu, tim medis dari Dokkes Polres Pamekasan kami terjunkan ke sana untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sekaligus memberikan bantuan obat-obatan kepada para pengungsi di Desa Sana Daja,” ujar Kapolres Pamekasan, AKBP Hendra Eko Triyulianto.

Longsor Rusak Belasan Rumah dan Tutup Akses Jalan

Bencana longsor tersebut merusak sedikitnya 12 rumah yang tersebar di tiga dusun: Paseset Timur, Sorren, dan Laok Gunung.

Jenis kerusakan yang terjadi meliputi dinding dan lantai rumah yang terbelah serta fondasi bangunan yang ambles.

Material longsor juga menutup akses jalan lintas desa yang kemudian dievakuasi oleh petugas gabungan.

Polres Pamekasan tidak hanya mengerahkan tim medis, tetapi juga personel khusus untuk membantu membuka jalan yang tertutup longsor dan membangun kembali akses yang rusak parah.

Puluhan Warga Masih Mengungsi, Pemkab Upayakan Bantuan Perbaikan Rumah

Hingga saat ini, sebanyak 64 jiwa dari 13 kepala keluarga masih menghuni tenda pengungsian karena rumah mereka belum bisa ditempati.

Cuaca ekstrem dengan hujan deras dan angin kencang semakin memperburuk kondisi para pengungsi.

Pemerintah Kabupaten Pamekasan tengah mengupayakan bantuan untuk perbaikan rumah warga terdampak dengan mengajukan permohonan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Penulis :
Gerry Eka