Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Program Genting di Bengkulu Tekan Angka Stunting, Targetkan Nol Kasus dalam Beberapa Tahun ke Depan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Program Genting di Bengkulu Tekan Angka Stunting, Targetkan Nol Kasus dalam Beberapa Tahun ke Depan
Foto: (Sumber: Kepala DP3AP2KB Kota Bengkulu Rosminiarty. ANTARA/Anggi Mayasari)

Pantau - Pemerintah Kota Bengkulu terus mengoptimalkan program Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) sebagai upaya konkret menurunkan angka stunting dengan kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat.

Program ini dirancang untuk memastikan kebutuhan gizi anak-anak tercukupi setiap hari, khususnya mereka yang mengalami atau berisiko stunting.

"Target kami adalah memastikan kebutuhan makanan bergizi mereka terpenuhi setiap hari melalui pendampingan ini (program Genting)," ujar Kepala Dinas DP3AP2KB Kota Bengkulu, Rosminiarty.

Orang Tua Asuh Dilibatkan, Angka Stunting Menurun

Saat ini, pemerintah sedang melakukan pemetaan intensif untuk memastikan seluruh anak stunting dan berisiko stunting mendapatkan orang tua asuh.

Berdasarkan data Pemkot Bengkulu, sepanjang Januari hingga Desember 2025 tercatat 45 anak mengalami stunting dan 97 anak lainnya berisiko.

Sebanyak 41 orang tua asuh telah ditetapkan untuk mendampingi anak-anak tersebut, termasuk memberikan asupan nutrisi dan susu secara rutin.

Keberhasilan program ini tercermin dari data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) yang menunjukkan penurunan angka stunting di Bengkulu dari 12,9% pada 2022 menjadi 6,7% pada 2023.

Upaya Berkelanjutan Menuju Generasi Tangguh

Pemerintah Kota Bengkulu optimistis melalui program Genting, target zero stunting dapat tercapai dalam beberapa tahun mendatang.

Evaluasi berkala dilakukan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta survei lapangan untuk memastikan intervensi tepat sasaran.

"Program Genting diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga menjadi gerakan berkelanjutan demi mewujudkan generasi Kota Bengkulu yang sehat, cerdas, dan tangguh di masa depan," jelas Rosminiarty.

Penulis :
Ahmad Yusuf