Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya Tegaskan Pers Berintegritas sebagai Pilar Demokrasi di HPN 2026

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya Tegaskan Pers Berintegritas sebagai Pilar Demokrasi di HPN 2026
Foto: (Sumber: Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya (kanan) menjawab pertanyaan wartawan saat dia ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa (3/2/2026). ANTARA/Genta Tenri Mawangi/am..)

Pantau - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan pentingnya peran pers yang profesional, kredibel, dan berintegritas dalam kehidupan demokrasi dan berbangsa pada peringatan Hari Pers Nasional 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Teddy sebagai bentuk refleksi dan apresiasi terhadap kontribusi pers nasional melalui unggahan akun Instagram Sekretariat Kabinet pada Senin.

Dalam keterangannya, Teddy menyatakan, "Pers yang profesional, kredibel, dan berintegritas adalah pilar penting demokrasi dan kehidupan berbangsa,".

Teddy menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pers atas dedikasi dan pengabdian mereka kepada bangsa dan negara.

Ia berharap insan pers terus menjunjung tinggi prinsip akurasi dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan.

Teddy juga menekankan bahwa pers harus selalu berpihak pada kebenaran dalam menjalankan fungsinya.

Menurutnya, pers memiliki peran strategis sebagai penjaga akal sehat di tengah dinamika sosial, politik, dan derasnya arus informasi.

Dalam momentum tersebut, Teddy turut menyampaikan ucapan, "Selamat Hari Pers Nasional ke-80,".

Puncak peringatan Hari Pers Nasional 2026 dipusatkan di Kota Serang, Provinsi Banten.

HPN 2026 mengusung tema "Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat".

Rangkaian kegiatan HPN 2026 di Banten berlangsung sejak 6 hingga 9 Februari 2026.

Kegiatan tersebut meliputi pentas budaya, pameran UMKM, bakti sosial, serta jalan sehat yang melibatkan masyarakat luas.

Penetapan 9 Februari sebagai Hari Pers Nasional didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985.

Keputusan tersebut sekaligus menandai hari lahirnya Persatuan Wartawan Indonesia pada tahun 1946 di Surakarta.

Penulis :
Ahmad Yusuf