
Pantau - Universitas Hasanuddin resmi meluncurkan 600 unit sepeda listrik bernama Wesgo Unhas di Makassar pada Rabu, 18 Februari 2026, sebagai bagian dari transformasi menuju green campus, smart mobility, dan smart campus.
Peluncuran operasional sepeda listrik tersebut dihadiri langsung oleh Rektor Unhas Prof Dr Jamaluddin Jompa bersama jajaran pimpinan dan sivitas akademika di lingkungan kampus.
Program ini dirancang sebagai solusi mobilitas internal kampus yang dapat digunakan di seluruh area Unhas dengan sistem layanan berbasis aplikasi serta dukungan teknologi GPS dan emisi karbon rendah.
Bagian dari Roadmap Green Campus
Rektor Unhas Prof Dr Jamaluddin Jompa menegaskan bahwa pengoperasian 600 unit sepeda listrik tersebut merupakan bagian dari roadmap Unhas menuju green campus.
“Mimpi menjadi green campus itu tidak mudah. Tetapi, kehadiran Wesgo ini adalah solusi nyata. Kita sedang mengubah lifestyle sivitas akademika menuju pola hidup berkelanjutan. Ini bukan sekadar transportasi, tetapi perubahan budaya,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan, “Dengan beralih ke transportasi listrik, kita tidak hanya mengurangi polusi udara dan suara, tetapi juga memperkuat posisi Unhas dalam pemeringkatan global kampus hijau. Ini akan menjadi lifestyle baru di Unhas,” tambahnya.
Wesgo Unhas diharapkan menjadi gerakan masif dalam menanamkan nilai keberlanjutan serta penggunaan kendaraan listrik atau electric vehicle di lingkungan kampus.
Program tersebut mendapat sambutan antusias dari mahasiswa dan dosen sebagai pilihan transportasi yang praktis, modern, dan ramah lingkungan.
Inisiatif ini juga diharapkan menjadi pemantik perubahan gaya hidup berkelanjutan atau sustainable lifestyle yang dimulai dari lingkungan pendidikan.
Target Ribuan Unit dan Infrastruktur Terintegrasi
Manajer PT EZ GO Technology Indonesia M. Vicki menjelaskan bahwa kehadiran Wesgo Unhas merupakan solusi konkret untuk meningkatkan konektivitas kampus tanpa bergantung pada kendaraan konvensional.
Pada tahap awal, sebanyak 600 unit sepeda listrik disiapkan dan disebar di 32 titik parkir yang menjangkau seluruh unit kerja di area kampus.
Ke depan, jumlah sepeda listrik ditargetkan meningkat hingga 5.000 sampai 6.000 unit dalam tiga sampai empat tahun mendatang.
Peningkatan jumlah unit tersebut akan diiringi dengan pengembangan infrastruktur, termasuk rencana pembangunan gedung parkir terintegrasi.
Pembangunan itu bertujuan menata sistem perparkiran kampus agar lebih tertib, rapi, dan modern serta mendukung terwujudnya ekosistem kampus bebas emisi.
Kehadiran sepeda listrik ini menempatkan Unhas sebagai pelopor green campus di Indonesia Timur dengan integrasi aspek lingkungan, teknologi, dan gaya hidup hijau dalam kehidupan akademik sehari-hari.
- Penulis :
- Leon Weldrick







