Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Warga Pidie Jaya Laksanakan Tarawih Perdana di Meunasah Darurat Bantuan Baznas RI

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Warga Pidie Jaya Laksanakan Tarawih Perdana di Meunasah Darurat Bantuan Baznas RI
Foto: (Sumber: Masyarakat melaksanakan shalat tarawih perdana Ramadhan 1447 H di meunasah darurat yang dibangun oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI di di Desa Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh pada Rabu (18/2/2026). ANTARA/HO-Baznas RI.)

Pantau - Masyarakat Desa Manyang Cut, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh melaksanakan shalat tarawih perdana Ramadhan 1447 Hijriah di meunasah darurat yang dibangun oleh Badan Amil Zakat Nasional Baznas RI pada Rabu 18 Februari malam.

Suasana tarawih perdana berlangsung khidmat meskipun hujan mengguyur Pidie Jaya sejak menjelang Isya.

Rintik hujan yang terdengar di atap meunasah darurat tidak menyurutkan langkah warga untuk tetap melaksanakan shalat berjamaah.

Kehadiran meunasah darurat menghadirkan kehangatan dan harapan bagi masyarakat di tengah proses pemulihan pascabencana.

Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan menyampaikan, "Meunasah ini sangat penting bagi warga Aceh. Karena itu, kami berupaya menghadirkan kembali fungsi tersebut melalui meunasah darurat agar masyarakat tetap dapat menjalankan ibadah dengan tenang, terutama di hari pertama shalat tarawih ini,".

Saidah menjelaskan bahwa pembangunan meunasah darurat dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap memiliki ruang ibadah yang layak di tengah pemulihan pascabencana.

Ia mengaku terharu melihat antusiasme warga yang tetap melaksanakan tarawih meskipun dalam kondisi serba terbatas.

Menurutnya, momen tersebut menjadi penyemangat bagi semua pihak untuk terus saling menguatkan.

"Baznas akan terus berupaya memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, terutama mereka yang sedang tertimpa musibah agar dapat bangkit dan melanjutkan kehidupan dengan lebih baik,".

Selain membangun meunasah darurat, Baznas RI juga menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan bagi korban banjir dan longsor di Aceh.

Bantuan tersebut meliputi layanan dapur umum, penyediaan sumur bor dan mesin air, dukungan psikososial, paket kebersihan hygiene kit, MCK darurat, perlengkapan ibadah, hingga perlengkapan sekolah bagi anak-anak terdampak.

Desa Manyang Cut merupakan salah satu permukiman yang terdampak parah akibat banjir bandang pada akhir November 2025.

Wilayah tersebut berada di tepi aliran Sungai Meureudu yang meluap dan membawa material lumpur serta kayu.

Meunasah darurat yang dibangun memiliki luas 14 x 10 meter dengan konstruksi rangka baja, lantai panggung, dan dinding semipermanen setinggi 1,2 meter.

Penulis :
Aditya Yohan