Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Wamendes Ahmad Riza Patria Tegaskan Menwa Garda Terdepan Bela Negara di Kampus

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Wamendes Ahmad Riza Patria Tegaskan Menwa Garda Terdepan Bela Negara di Kampus
Foto: (Sumber: Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT) RI sekaligus Komandan Komando Nasional Resimen Mahasiswa (Dankonas Menwa) RI Ahmad Riza Patria berpose bersama sejumlah Menwa di Undana Kupang, Kamis (19/2) kemarin. ANTARA/Ho-Humas Pemprov NTT..)

Pantau - Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal sekaligus Komandan Komando Nasional Resimen Mahasiswa RI Ahmad Riza Patria menilai Resimen Mahasiswa (Menwa) merupakan garda terdepan bela negara di kampus saat melantik Komandan Resimen Mahasiswa Mahadana NTT di Undana Kupang, Kamis 19 Februari sore.

Ia mengatakan, “Ini bukan sekadar jabatan, tetapi amanah dan pengabdian,”.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Gubernur NTT Melki Laka Lena yang dinobatkan sebagai Anggota Kehormatan Resimen Mahasiswa Mahadana NTT.

Penguatan Menwa untuk Bela Negara dan Pembangunan Desa

Ahmad Riza Patria menegaskan penguatan Menwa merupakan bagian penting dalam strategi bela negara, pembangunan desa, dan pembinaan karakter generasi muda di wilayah perbatasan.

Ia menyatakan pelantikan komandan Menwa bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum tanggung jawab kebangsaan.

Ia mengisahkan sejarah Resimen Mahasiswa Indonesia yang didirikan pada 1959-1963 sebagai wadah bela negara bagi mahasiswa.

Ia mengatakan, “Menwa itu digagas oleh Jenderal AH Nasution untuk memperkuat Komponen Cadangan Pertahanan NKRI di tahun 1959, dikarenakan cakupan wilayah Indonesia yang sangat luas namun dengan keterbatasan personil pertahanan negara,”.

Ia merujuk Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara yang menegaskan pertahanan negara menjadi tanggung jawab seluruh warga.

Ia menyatakan, “Menwa adalah wujud nyata keterlibatan generasi intelektual dalam sistem pertahanan semesta. Mahasiswa harus tangguh secara mental, disiplin, dan kokoh dalam komitmen kebangsaan,”.

Ia juga mengatakan, “Saya ingin Menwa kembali jaya, kuat dalam karakter, integritas, dan moral,”.

Menurutnya, Menwa harus setia terhadap kepentingan besar negara dan berdampak bagi kehidupan sosial kemasyarakatan serta pembangunan hingga ke pelosok desa.

Ia mengingatkan agar anggota Menwa melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan tertib sehingga menghasilkan sumber daya manusia berwawasan luas, kreatif, mandiri, dan berjiwa patriot.

Rektor Undana Minta Menwa Adaptif dan Jadi Agen Perubahan

Rektor Undana Prof Jefri S Bale berharap Menwa Mahadana dapat adaptif dalam setiap perubahan dan dinamika serta menjadi agen perubahan dalam pembangunan bangsa.

Ia menyampaikan, “Ada beberapa harapan yang ingin saya sampaikan. Yang pertama agar Menwa dapat terus adaptif dalam menjaga keseimbangan peran, dimana tugas utama adalah menuntut ilmu, menyelesaikan studi tepat waktu dan menghasilkan karya akademik yang bermutu dan punya dampak nyata bagi masyarakat,”.

Ia menambahkan, “Kedua, menjadi kader penggerak perubahan, gunakan jiwa korsa untuk membangun kolaborasi dan komitmen bagi masa depan yang lebih baik,”.

Ia juga mengatakan, “Ketiga, tingkatkan terus sinergitas dalam membangun bangsa. Saya berharap Menwa terus hadir hingga di pelosok-pelosok desa dan terus berkontribusi bagi pembangunan di desa-desa. Dan yang terakhir lestarikan nilai-nilai luhur, jaga nama baik korps Menwa dimanapun kalian berada,”.

Penulis :
Aditya Yohan