Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

KKP Pastikan Harga Ikan Nasional Stabil Selama Ramadhan 1447 H dan Lebaran 2026 karena Stok Melimpah

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

KKP Pastikan Harga Ikan Nasional Stabil Selama Ramadhan 1447 H dan Lebaran 2026 karena Stok Melimpah
Foto: Plt. Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Machmud menjawab pertanyaan wartawan dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis 11/12/2025 (sumber: ANTARA/Aji Cakti)

Pantau - Kementerian Kelautan dan Perikanan memastikan harga ikan nasional tetap stabil selama Ramadhan 1447 Hijriah dan Lebaran 2026 karena pasokan ikan hingga Maret 2026 berada dalam kondisi aman dan melebihi kebutuhan konsumsi masyarakat.

Pelaksana tugas Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Machmud menyampaikan dalam jumpa pers di Jakarta bahwa berdasarkan prognosa KKP, produksi ikan nasional periode Januari–Maret 2026 diperkirakan mencapai 3,57 juta ton.

Total produksi tersebut terdiri atas 2,05 juta ton dari sektor budidaya dan 1,52 juta ton dari sektor perikanan tangkap.

Pada periode yang sama, kebutuhan konsumsi masyarakat diperkirakan hanya sekitar 1,94 juta ton.

Machmud menyatakan, “Stok Januari sampai Maret ini prediksi itu posisinya aman. Bahkan posisinya melebihi dari 100 persen rata-rata”, ungkapnya.

Permintaan ikan segar biasanya meningkat sekitar 10–20 persen saat Ramadhan dan Idul Fitri dibandingkan bulan biasa.

Meskipun terjadi lonjakan permintaan, pasokan ikan nasional dipastikan tetap aman dan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Cold Storage Disiapkan untuk Jaga Stabilitas Harga

Untuk menjaga stabilitas pasokan, KKP menyiapkan 2.287 unit cold storage dengan kapasitas total sekitar 899.000 ton.

Dari total kapasitas tersebut, sekitar 22.000 ton merupakan cold storage milik pemerintah.

Cold storage berfungsi sebagai penyangga pasokan sehingga kelebihan produksi dapat disimpan dan dikeluarkan kembali apabila terjadi kekurangan pasokan di pasar.

Machmud menjelaskan, “Kalau stok masih ada, pedagang biasanya mengeluarkan dari cold storage sehingga harga tidak melonjak tinggi”, jelasnya.

Harga Ikan Budidaya Terkendali

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP Tb Haeru Rahayu menyampaikan bahwa harga ikan budidaya cenderung stabil.

Ia menyatakan, “Kekhawatiran inflasi tidak perlu kita risaukan. Data menunjukkan kenaikan harga hanya sekitar 0,25 sampai 1,39 persen,”.

Kenaikan harga terbesar tercatat pada ikan lele yang naik 1,39 persen dengan kisaran harga Rp24.461–Rp24.859 per kilogram.

Harga ikan nila naik 0,89 persen dengan kisaran Rp30.544–Rp31.089 per kilogram.

Harga ikan patin berada di kisaran Rp23.527–Rp23.644 per kilogram.

Harga udang vaname tercatat di kisaran Rp63.618–Rp63.925 per kilogram.

Lobster menjadi komoditas dengan harga tertinggi mencapai Rp348.684 per kilogram.

Kerapu berada di posisi berikutnya dengan harga Rp106.887 per kilogram.

Tb Haeru Rahayu menegaskan, “KKP meyakini ketersediaan ikan hasil budidaya bisa tercukupi selama Ramadhan hingga Idul Fitri,” tegasnya.

Penulis :
Arian Mesa