Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Puluhan Personel Gabungan Tangani Tembok RPTRA Bhineka yang Roboh akibat Luapan Kali Uangan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Puluhan Personel Gabungan Tangani Tembok RPTRA Bhineka yang Roboh akibat Luapan Kali Uangan
Foto: (Sumber: Petugas gabungan dan warga bekerja bakti menangani sementara tembok yang jebol dan roboh di area RPTRA Bhineka, Jalan Swadarma Raya, Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (20/2/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri..)

Pantau - Puluhan personel gabungan melakukan penanganan sementara terhadap tembok yang jebol dan roboh di area Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Bhineka, Jalan Swadarma Raya, Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Jumat pagi 20 Februari 2026.

Peristiwa tersebut dipublikasikan pada Jumat, 20 Februari 2026 pukul 10.51 WIB dengan waktu baca dua menit.

Tembok RPTRA itu jebol dan roboh akibat hujan berintensitas tinggi dan berlangsung lama sehingga membuat air Kali Uangan meluap dan tidak mampu ditahan struktur pembatas tersebut.

Lurah Petukangan Utara Ahmad Hasan Husaini menyampaikan, “Debit airnya memang tinggi dan cukup kencang, tembok yang berbatasan dengan tanggul akhirnya tidak mampu menahan dan roboh sekitar pukul 05.00 WIB pagi tadi,”.

Penanganan dilakukan oleh personel gabungan yang terdiri atas petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Sumber Daya Air (SDA), hingga karyawan PT Paragon yang berada di sekitar lokasi.

Ahmad mengatakan, “Kita buat tanggul sementara dulu ini pakai karung berisi pasir, agar air tidak semakin menggenangi akses jalan ataupun pemukiman warga,”.

Koordinator Lapangan SDA Kecamatan Pesanggrahan Halim menjelaskan selain karung berisi pasir, pihaknya juga membantu membuat penyangga dari kayu dolken untuk memperkuat tanggul darurat.

Halim menyampaikan, “Ada 40 personel gabungan saat ini yang bahu membahu melakukan penanganan sementara. Semoga saja selesai semuanya hari ini,”.

Tembok yang jebol tersebut memiliki panjang kurang lebih 20 meter dan berdiri di atas lahan milik Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta sehingga penanganan lanjutan akan diserahkan kepada unsur terkait.

Halim menuturkan, “Karena hujan terus mengguyur Jakarta, kami fokus dulu penanganan sementaranya, soalnya tinggi air Kali Uangan juga belum stabil,”.

Penulis :
Ahmad Yusuf