Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Indonesia Buka Peluang Beasiswa bagi Mahasiswa Kenya, Perkuat Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Mombasa

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Indonesia Buka Peluang Beasiswa bagi Mahasiswa Kenya, Perkuat Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Mombasa
Foto: (Sumber: Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Tekonologi (Kemdiktisaintek) RI menerima kunjungan delegasi Pemerintah Mombasa County di Jakarta. ANTARA/HO-Kemdiktisaintek..)

Pantau - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi membuka peluang bagi mahasiswa Kenya, khususnya dari Mombasa County, untuk berkuliah di berbagai perguruan tinggi di Indonesia dalam rangka memperkuat kerja sama pendidikan tinggi kedua negara.

Peluang tersebut disampaikan dalam kunjungan delegasi Pemerintah Mombasa County ke Jakarta sebagai bagian dari penguatan kolaborasi pendidikan antara Indonesia dan Kenya.

Direktur Kelembagaan Kemdiktisaintek Mukhamad Najib menyatakan pemberian peluang pendidikan tinggi kepada mahasiswa asing, termasuk dari Kenya, merupakan bagian dari program negara melalui berbagai skema beasiswa internasional.

Salah satu skema yang ditawarkan adalah Kemitraan Negara Berkembang (KNB) Scholarship yang ditujukan bagi mahasiswa dari negara berkembang untuk jenjang S1, S2, dan S3.

Mukhamad Najib menyampaikan, "Kita juga ada The Indonesian Aid Scholarship TIAS. Beasiswa ini dikelola melalui Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional LDKPI. Fokusnya pada capacity building dan penguatan kerja sama pembangunan. Tentu saja Kenya termasuk negara yang berpotensi menjadi mitra dalam skema ini."

Hubungan bilateral Indonesia dan Kenya telah terjalin sejak 1979 meskipun Kedutaan Besar Kenya di Indonesia baru resmi dibuka pada 2022.

Pengembangan kerja sama pendidikan diarahkan pada bidang studi potensial seperti pertanian, ekonomi, energi dan green development, pendidikan vokasi, industri, serta manufaktur.

Mukhamad Najib menyampaikan, "Kita welcome dengan bentuk kerja sama yang diinginkan delegasi Mombasa. Karena kolaborasi pendidikan tinggi dan pengembangan sumber daya manusia menjadi topik yang penting untuk terus kita dorong dan kita kolaborasikan."

Local Minister dari Department of Education Mombasa County Mbwarali Kame mengapresiasi pemerintah Indonesia atas peluang kerja sama pendidikan tersebut.

Ia menyebut keterbatasan akses pendidikan tinggi di Mombasa menjadi latar belakang utama kerja sama karena saat ini hanya terdapat satu universitas negeri di wilayah tersebut.

Mbwarali Kame menyampaikan, "Akses masyarakat ke pendidikan tinggi masih sangat terbatas, karena faktor ekonomi. Banyak yang tidak bisa melanjutkan studi akibat keterbatasan biaya. Kami berkunjung ke Jakarta untuk menyimak praktik baik yang selama ini sudah dilaksanakan. Kami berharap bisa meningkatkan kerja sama dalam hal penguatan kolaborasi pendidikan tinggi dan pengembangan SDM."

Sejak tahun lalu sekitar 17 mahasiswa dari Mombasa telah dikirim untuk studi di Indonesia dengan menjalani pelatihan persiapan sekitar tiga bulan guna adaptasi budaya dan akademik sebelum memulai perkuliahan.

Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah mahasiswa asal Mombasa yang menempuh pendidikan tinggi di Indonesia sekaligus memperkuat hubungan bilateral melalui diplomasi pendidikan.

Penulis :
Ahmad Yusuf