Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

TNI AU Menyatakan Siap Amankan 11 Lapangan Terbang di Papua Usai Penembakan Pesawat Smart Air

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

TNI AU Menyatakan Siap Amankan 11 Lapangan Terbang di Papua Usai Penembakan Pesawat Smart Air
Foto: Komandan Pangkalan Udara TNI AU Silas Papare, Marsekal Pertama TNI Mokhamad Mukhson, bersama Kapolda Papua, Irjen Polisi Patrige Renwarin, memberi keterangan pers (sumber: ANTARA/Evarukdijati)

Pantau - TNI Angkatan Udara menyatakan kesiapan mengamankan 11 lapangan terbang di Papua yang sebelumnya ditutup akibat gangguan keamanan pasca penembakan pesawat Smart Air di Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.

Pernyataan tersebut disampaikan Komandan Pangkalan Udara TNI AU Silas Papare, Marsekal Pertama TNI Mokhamad Mukhson, di Jayapura pada Senin.

Ia menyampaikan, "Kami siap mengamankan lapangan terbang yang sebelumnya ditutup setelah kasus penembakan terhadap pesawat Smart Air dan crewnya hingga menewaskan pilot dan co pilot di Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan."

Selain kesiapan pengamanan, TNI AU juga merekomendasikan agar 11 lapangan terbang yang ditutup dapat kembali dioperasikan.

TNI AU memberikan jaminan keamanan terhadap operasional penerbangan di lapangan terbang tersebut melalui Satuan Tugas Komando Pasukan Gerak Cepat TNI AU atau Satgas Kopasgat.

Satgas Kopasgat disiapkan untuk menjaga operasionalisasi penerbangan di 11 lapangan terbang yang saat ini masih ditutup sementara.

Ia juga menyampaikan harapan, "Mudah-mudahan dengan ada rekomendasi dan jaminan keamanan maka operasional lapter dapat kembali normal sehingga masyarakat terlayani," kata dia.

Kronologi Penutupan 11 Lapangan Terbang

Sebelumnya Kementerian Perhubungan menutup 11 lapangan terbang di Tanah Papua karena dinilai rawan gangguan keamanan.

Penutupan dilakukan setelah terjadi penyerangan oleh gerombolan bersenjata pimpinan Elkius Kobak terhadap pesawat Smart Air.

Kelompok tersebut menembaki pesawat Smart Air dengan nomor penerbangan PK-SNR saat mendarat di Lapangan Terbang Karowai pada Rabu, 12 Februari, ketika hendak terbang menuju Dekai.

Akibat penyerangan tersebut, Pilot Kapten Enggo dan Kapten Baskoro meninggal dunia setelah ditembak oleh gerombolan bersenjata tersebut.

Daftar Lapangan Terbang yang Ditutup

Sebelas lapangan terbang yang ditutup meliputi Satuan Pelayanan Korowai Batu, Bandara Bomakia, Satpel Yaniruma, Satpel Manggelum, Lapter Kapiraya, Lapter Iwur, Lapter Fawi, Lapter Dagai, Lapter Aboy, Lapter Teraplu, dan Lapter Beoga.

Status operasional 11 lapangan terbang tersebut masih menunggu keputusan lebih lanjut setelah adanya rekomendasi dan jaminan keamanan dari TNI AU.

Penulis :
Leon Weldrick