Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Menhub Minta Penguatan Keselamatan Penerbangan untuk Dukung Konektivitas Nasional

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Menhub Minta Penguatan Keselamatan Penerbangan untuk Dukung Konektivitas Nasional
Foto: (Sumber: Suasana Lombok International Airport, di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (28/2/2026). ANTARA/Harianto.)

Pantau - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meminta penguatan keselamatan penerbangan guna mendukung konektivitas antardaerah dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Keselamatan Jadi Prioritas Strategis

Dudy menyatakan, "Keselamatan penerbangan adalah bagian dari strategi besar pembangunan bangsa. Keselamatan harus menjadi prioritas utama industri penerbangan nasional," ujarnya.

Menurutnya, keselamatan bukan sekadar kewajiban regulasi, tetapi mandat negara dan prioritas strategis pemerintah dalam kerangka Asta Cita Kabinet Merah Putih.

Ia menegaskan tanpa keselamatan tidak akan ada konektivitas, pertumbuhan ekonomi, maupun kepercayaan publik.

Dudy menekankan, "Keselamatan bukan sekedar pemenuhan regulasi, melainkan komitmen moral dan tanggung jawab hukum. Setiap kebijakan perusahaan harus berpijak pada prinsip bahwa keselamatan adalah prioritas utama," tegasnya.

Gangguan keselamatan disebut akan berdampak pada distribusi logistik, pariwisata, investasi, serta reputasi Indonesia di mata dunia.

Antisipasi Lonjakan Angkutan Lebaran

Penguatan sistem keselamatan juga menjadi persiapan menghadapi lonjakan penumpang pada angkutan Lebaran 2026.

Menhub mengingatkan maskapai agar tidak menurunkan standar keselamatan saat musim puncak arus mudik dan arus balik.

Ia menegaskan, "Saya meminta para CEO untuk tidak melihat ramp check sebagai beban, melainkan sebagai mekanisme perlindungan bersama," ujarnya.

Pemeriksaan kelaikudaraan, kesiapan awak pesawat, dokumen teknis, prosedur operasional, hingga aspek human factor harus dipastikan memenuhi standar.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa menyatakan, "Keselamatan bukan hanya tugas regulator atau safety manager. Keselamatan adalah tanggung jawab langsung pimpinan tertinggi perusahaan. Setiap keputusan bisnis dan operasional harus dilandasi pertimbangan keselamatan," katanya.

Evaluasi berbasis indikator Effective Implementation ICAO dan target Rencana Keselamatan Penerbangan Nasional 2024–2026 menjadi acuan peningkatan standar operasional.

Pemerintah menegaskan keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas tertinggi dalam setiap fase operasional penerbangan nasional.

Penulis :
Gerry Eka