HOME  ⁄  Nasional

Komisi Yudisial Menutup Pendaftaran Seleksi Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc dengan 335 Peserta Memenuhi Syarat

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Komisi Yudisial Menutup Pendaftaran Seleksi Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc dengan 335 Peserta Memenuhi Syarat
Foto: Anggota dan Juru Bicara Komisi Yudisial Anita Kadir (sumber: ANTARA/Laily Rahmawaty)

Pantau - Komisi Yudisial (KY) resmi menutup pendaftaran daring seleksi calon hakim agung, hakim ad hoc HAM, dan hakim ad hoc tindak pidana korupsi di Mahkamah Agung pada 16 April 2026 dengan total 335 pendaftar yang dinyatakan memenuhi persyaratan lengkap.

Anggota sekaligus juru bicara KY, Anita Kadir, menyampaikan bahwa jumlah tersebut sesuai dengan ekspektasi lembaga setelah proses pendaftaran dibuka sejak 26 Maret 2026.

"Pendaftaran sudah ditutup, artinya jumlah pendaftar alhamdulillah sesuai ekspektasi KY", ungkapnya.

Rincian Pendaftar dan Kebutuhan Formasi

Dari total 335 pendaftar, sebanyak 175 orang mendaftar sebagai calon hakim agung, 41 orang sebagai calon hakim ad hoc HAM, dan 119 orang sebagai calon hakim ad hoc tindak pidana korupsi.

Jumlah tersebut merupakan peserta yang telah mengisi data serta mengunggah berkas secara lengkap, meskipun pendaftar daring secara keseluruhan tercatat lebih banyak.

Seleksi ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan jabatan di Mahkamah Agung yang meliputi 11 hakim agung, terdiri dari 2 kamar perdata, 4 kamar pidana, 2 kamar agama, dan 3 kamar tata usaha negara khusus pajak.

Selain itu, terdapat kebutuhan 2 hakim ad hoc HAM dan 1 hakim ad hoc tindak pidana korupsi.

Tahapan Seleksi Berikutnya

Setelah penutupan pendaftaran, proses seleksi akan memasuki tahap administrasi yang menjadi penyaringan awal bagi para peserta.

Hasil seleksi administrasi dijadwalkan diumumkan secara resmi pada 22 April 2026 melalui konferensi pers KY.

"Tahapan selanjutnya menunggu konferensi pers pada tanggal 22 ya, pengumuman hasil kelolosan seleksi administrasi para calon", ujarnya.

Penulis :
Shila Glorya