Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Komisi I DPR Kecam Agresi Militer terhadap Iran dan Serukan Penghentian Perang

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Komisi I DPR Kecam Agresi Militer terhadap Iran dan Serukan Penghentian Perang
Foto: (Sumber : Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta. Foto: Arief/Karisma )

Pantau - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta mengecam keras agresi militer Israel dengan dukungan dan partisipasi Amerika Serikat terhadap wilayah Iran serta mendesak penghentian perang demi menjaga stabilitas kawasan dan perdamaian global.

Sukamta menilai serangan tersebut sebagai eskalasi serius yang berpotensi mengganggu keamanan kawasan Timur Tengah dan memicu konflik yang lebih luas.

“Kami mengecam dan menolak agresi militer yang dilancarkan oleh Israel, dengan dukungan dan partisipasi Amerika, terhadap wilayah Iran. Perang harus dihentikan, karena kami menilai ini sebagai eskalasi berbahaya yang mengancam keamanan dan stabilitas kawasan,” ujarnya.

Menurutnya, tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan negara dan hukum internasional. Ia menegaskan setiap negara memiliki hak untuk mempertahankan wilayah dan kedaulatannya sesuai prinsip hukum internasional yang berlaku.

Sukamta juga menilai Amerika Serikat dan Israel bertanggung jawab atas dampak eskalasi yang berpotensi memicu konflik regional yang lebih luas.

Ia mengingatkan agar situasi tersebut tidak dimanfaatkan untuk memperluas agresi ke wilayah Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem.

“Jangan sampai perhatian dunia yang sedang tertuju terhadap konflik di Iran dimanfaatkan untuk meningkatkan agresi ke Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem,” tegasnya.

Legislator Fraksi PKS itu menyerukan komunitas internasional untuk segera mengambil langkah konkret menghentikan agresi dan memastikan stabilitas kawasan Timur Tengah tetap terjaga.

“Dunia internasional harus memastikan stabilitas kawasan dan mencegah eskalasi yang lebih luas,” katanya.

Sukamta juga menyatakan dukungan terhadap kesiapan Presiden Prabowo Subianto untuk berperan dalam upaya mediasi antara Iran dan pihak Amerika Serikat–Israel, sejalan dengan politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif serta amanat konstitusi untuk menjaga perdamaian dunia.

“Sebagai pihak yang memiliki akses komunikasi dengan berbagai pemimpin dunia, saya kira patut kita dukung upaya Presiden tersebut. Ini bagian dari realisasi amanat konstitusi untuk berperan aktif menjaga perdamaian dunia,” ujarnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf