
Pantau - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo mengajak pengemudi ojek online dan buruh untuk turut menjaga persatuan serta stabilitas nasional di tengah dinamika situasi global.
Ajakan tersebut disampaikan Kapolri dalam apel ojol dan buruh kamtibmas di Palembang, Sumatera Selatan.
"Dalam situasi seperti ini dibutuhkan kekuatan seluruh elemen bangsa, termasuk buruh dan komunitas ojek online, untuk terus bersatu padu menjaga persatuan dan kesatuan, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama mengawal stabilitas nasional", ungkapnya.
Peran Buruh dan Ojol dalam Perekonomian
Kapolri menilai buruh memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional karena menjadi penggerak utama roda produksi yang menopang aktivitas industri dan pembangunan ekonomi.
Sementara itu pengemudi ojek online dinilai berperan sebagai penghubung antara pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dengan konsumen.
Peran tersebut dinilai membantu memperkuat perputaran ekonomi, terutama pada sektor menengah ke bawah.
Upaya Pemerintah Tingkatkan Perlindungan
Kapolri juga menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan buruh.
Upaya tersebut antara lain melalui penyesuaian upah minimum provinsi tahun 2026, penguatan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan, serta optimalisasi manfaat jaminan kecelakaan kerja.
Selain itu Polri menyediakan akses layanan kesehatan melalui Rumah Sakit Bhayangkara bagi buruh dan pengemudi ojek online.
Polri juga memperkuat Desk Ketenagakerjaan hingga tingkat Polda dan Polres agar persoalan hubungan industrial dan ketenagakerjaan dapat diselesaikan secara cepat dan tepat.
Untuk melindungi pengemudi ojek online dari potensi kejahatan jalanan seperti begal, Kapolri juga menginstruksikan seluruh Kapolda menyiapkan aplikasi panic button.
"Saya meminta Kapolda segera mempersiapkan aplikasi panic button untuk melindungi dan menjaga rekan-rekan ojek online agar tidak menjadi korban kejahatan di jalanan", ujarnya.
- Penulis :
- Gerry Eka








