Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Program Kampung Terang Akan Diterapkan di Kabupaten Mappi pada 2026 untuk Penuhi Kebutuhan Dasar Warga

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Program Kampung Terang Akan Diterapkan di Kabupaten Mappi pada 2026 untuk Penuhi Kebutuhan Dasar Warga
Foto: Suasana pertemuan Gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa dengan masyarakat Distrik Haju, Kabupaten Mappi (sumber: Humas Pemprov Papua Selatan)

Pantau - Pemerintah Provinsi Papua Selatan akan menghadirkan Program Kampung Terang di Kabupaten Mappi pada 2026 guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses listrik di sejumlah kampung yang masih belum terjangkau layanan tersebut.

Wakil Gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa mengatakan program tersebut sebelumnya telah dilaksanakan di Kabupaten Boven Digoel dan pada tahun mendatang akan diperluas ke wilayah Mappi.

"Kami akan memberi perhatian lebih kepada Kabupaten Mappi tahun ini di mana program Kampung Terang yang sebelumnya dilaksanakan di Kabupaten Boven Digoel akan dilaksanakan di Kabupaten Mappi pada 2026", ungkapnya.

Keterbatasan Anggaran Pembangunan

Paskalis Imadawa menjelaskan bahwa total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Papua Selatan mencapai lebih dari Rp900 miliar.

Ia menyebutkan sebagian besar anggaran tersebut digunakan untuk pembayaran gaji dan insentif pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Selatan.

"Dana yang tersisa sekitar Rp200 miliar harus dibagi ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menjalankan program pembangunan", ujarnya.

Aspirasi Warga Distrik Haju

Pemerintah Provinsi Papua Selatan juga menggelar pertemuan dengan masyarakat Kampung Yagatsu di Distrik Haju, Kabupaten Mappi dalam rangka kegiatan safari Ramadhan pada Senin 9 Maret.

Dalam pertemuan tersebut masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi terkait persoalan mendasar di wilayah mereka.

"Dalam pertemuan itu masyarakat menyampaikan aspirasinya mereka terkait persoalan mendasar mulai dari aliran listrik, pendidikan hingga transportasi", kata Paskalis Imadawa.

Kepala Distrik Haju Tarsis Regoi menjelaskan Distrik Haju terdiri dari 19 kampung yang dihuni oleh tiga suku besar dan merupakan distrik lama yang kemudian melahirkan Distrik Asue.

"Di wilayah ini sejumlah fasilitas dasar memang telah tersedia, seperti UPTD Puskesmas dan SMP namun kami harap dukungan pembangunan dari pemerintah lebih optimal lagi", ungkapnya.

Ia menambahkan kondisi infrastruktur masih menjadi perhatian masyarakat karena hingga saat ini masih banyak kampung di Distrik Haju yang belum menikmati aliran listrik secara merata.

Penulis :
Arian Mesa