
Pantau - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mulai menyalurkan Tunjangan Profesi Guru, Tunjangan Hari Raya, serta gaji ke-13 tahun 2026 bagi sekitar 8.000 guru jenjang SMA, SMK, dan SLB dengan total anggaran mencapai Rp63 miliar.
Penyaluran Tunjangan untuk Ribuan Guru
Penyaluran tunjangan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka di Kendari pada Rabu, 11 Maret 2026.
Program ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik di wilayah Bumi Anoa.
Andi Sumangerukka mengatakan, "Guru memiliki peran strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus berupaya memberikan perhatian serius terhadap kesejahteraan mereka."
Tunjangan tersebut diharapkan dapat membantu para guru dalam meringankan beban ekonomi keluarga.
Dana bantuan tersebut juga diharapkan membantu para guru memenuhi kebutuhan rumah tangga menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Instruksi Percepatan Pencairan
Penyaluran tunjangan ini merupakan inisiatif Gubernur setelah menerima aspirasi dari sejumlah tenaga pendidik yang menanyakan kepastian pencairan tunjangan tersebut.
Setelah melakukan pengecekan kepada instansi terkait, Gubernur kemudian menginstruksikan percepatan proses administrasi pencairan.
Percepatan dilakukan agar dana dapat diterima para guru tepat waktu, terutama menjelang hari raya.
Andi Sumangerukka mengatakan, "Saya meminta agar prosesnya dipercepat, sehingga hak para guru bisa segera diterima secara terbuka. Hal ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah atas dedikasi para guru dan pengawas dalam mencerdaskan anak bangsa di Sulawesi Tenggara."
Gubernur juga mengingatkan para tenaga pendidik agar menggunakan dana yang diterima secara bijak.
Ia juga mengajak para guru untuk terus meningkatkan kemampuan serta profesionalitas dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.
Andi Sumangerukka menegaskan, "Kami juga mengajak para guru untuk terus meningkatkan kemampuan dan profesionalitas dalam menjalankan tugas. Guru harus lebih kreatif dan inovatif dalam proses pembelajaran, termasuk memanfaatkan teknologi agar metode pengajaran semakin adaptif dengan kebutuhan zaman."
Bantuan Seragam untuk Siswa SLB
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara juga menyerahkan bantuan seragam sekolah gratis kepada siswa Sekolah Luar Biasa.
Bantuan seragam gratis tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap akses pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.
- Penulis :
- Shila Glorya







