Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pergerakan Penumpang Lebaran 2026 Diprediksi Capai 9 Juta Orang di 37 Bandara

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Pergerakan Penumpang Lebaran 2026 Diprediksi Capai 9 Juta Orang di 37 Bandara
Foto: Wakil Direktur Utama InJourney Airports Achmad Syahir (sumber: ANTARA/Azmi Samsul M)

Pantau - PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports memprediksi pergerakan penumpang penerbangan selama periode Lebaran 2026 di 37 bandara yang dikelolanya mencapai sekitar sembilan juta orang.

Prediksi Lonjakan Penumpang Lebaran

Wakil Direktur Utama InJourney Airports Achmad Syahir menyampaikan prediksi tersebut di Tangerang, Banten, pada Kamis.

Ia mengatakan jumlah penumpang tersebut meningkat sekitar dua sampai tiga persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.

"Pergerakan penumpang kurang lebih tadi sembilan juta (orang), ada kenaikan sekitar dua sampai tiga persen,".

Untuk mengantisipasi peningkatan tersebut, InJourney Airports menyiapkan berbagai fasilitas pendukung baik dari sisi operasional maupun pelayanan di seluruh bandara yang dikelolanya.

Fokus utama operasional diarahkan pada terciptanya sistem pelayanan yang lebih lancar dan terintegrasi bagi penumpang.

Teknologi dan Posko Lebaran Disiapkan

InJourney Airports memanfaatkan berbagai teknologi untuk mendukung operasional bandara agar proses pelayanan menjadi lebih cepat dan efisien.

Proses operasional bandara juga dipermudah terutama pada tahap pemeriksaan di area ticketing, pemeriksaan penumpang, serta pemeriksaan barang.

"Operasional ini kita melihat bahwa kebutuhan dari pelanggan bagaimana seamless operation, sehingga ada teknologi-teknologi yang digunakan, kemudian proses-proses dalam operasional bandara yang lebih dipermudah, khususnya dalam pemeriksaan-pemeriksaan di ticketing maupun di penumpang maupun barang," ungkapnya.

Selain peningkatan fasilitas operasional, InJourney Airports juga akan mengoperasikan Posko Lebaran selama periode 13 hingga 29 Maret 2026.

Selama periode tersebut seluruh bandara yang dikelola akan beroperasi selama 24 jam penuh untuk melayani kebutuhan perjalanan masyarakat pada masa mudik Lebaran.

Sebanyak sekitar 16 ribu personel juga disiagakan di berbagai bandara untuk memastikan operasional berjalan lancar dan pelayanan kepada penumpang tetap optimal.

Dua Bandara Diprediksi Paling Sibuk

Menurut Achmad Syahir, dua bandara yang diperkirakan menjadi yang tersibuk selama arus mudik Lebaran 2026 adalah Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Pada puncak arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta diperkirakan terjadi pergerakan sekitar 179.000 penumpang.

Sementara puncak arus balik di bandara tersebut diprediksi terjadi pada 28 Maret 2026 dengan jumlah sekitar 198.000 penumpang.

Untuk Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, jumlah penumpang pada 14 Maret 2026 diperkirakan mencapai sekitar 67.000 orang.

Arus balik di bandara tersebut diprediksi terjadi pada 28 Maret 2026 dengan jumlah sekitar 73.000 penumpang.

"Kalau untuk di Bali, hari Sabtu tanggal 14 Maret itu sekitar 67.000 penumpang dan nanti di tanggal 28 Maret sekitar 73.000 penumpang arus baliknya," jelas Achmad Syahir.

Ia menegaskan bahwa persiapan fasilitas di bandara tidak hanya ditujukan untuk menghadapi angkutan Lebaran, tetapi juga merupakan bagian dari standar keselamatan dan keamanan operasional bandara.

"Fasilitas ini sebenarnya tidak hanya untuk angkutan Lebaran, karena kita ketahui bahwa di airport ini safety, security, and compliance itu sangat dominan, sehingga kita melihat dari sisi airside maupun landside seluruh fasilitas dipersiapkan dengan baik," tegasnya.

Penulis :
Leon Weldrick