
Pantau - Khatib Shalat Idul Fitri di wilayah terdampak bencana Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mengajak warga menjadikan Lebaran sebagai momentum untuk mengusir kesedihan dan kegelisahan.
Pesan Khatib di Tengah Duka Bencana
Ustadz Hamdi menyampaikan ajakan tersebut saat khutbah Idul Fitri di Jorong Labuah, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Jumat.
“Pada kesempatan hari ini, kita usir kegelisahan di dalam hati dengan takbir, tahmid, dan tahlil,” ungkapnya.
Ia menyebut Lebaran tahun ini dirasakan berbeda karena sebagian warga masih diliputi duka akibat kehilangan anggota keluarga maupun kondisi pascabencana.
Namun, ia mengingatkan jamaah untuk tetap bersyukur atas nikmat kehidupan dan kesehatan yang masih diberikan.
“Bersyukurlah kita kepada Allah SWT. Yang telah memberikan kesempatan hidup dan kesehatan kepada kita,” ujarnya.
Lebaran Sederhana di Tengah Pemulihan
Khatib juga mengingatkan agar perayaan Lebaran tidak menjadi ajang pamer kemewahan di tengah kondisi masyarakat yang masih kesulitan.
“Sedangkan yang fakir miskin menyambut hari raya dengan linangan air mata,” katanya.
Pelaksanaan Shalat Id dilakukan di lapangan terbuka karena masjid setempat hancur akibat banjir bandang pada November 2025.
Warga setempat yang berjumlah sekitar 1.100 jiwa merayakan Lebaran secara sederhana di tengah proses pemulihan pascabencana.
Sejumlah rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan berat dan ringan akibat bencana tersebut.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf






