
Pantau - PT ASDP Indonesia Ferry menyatakan arus mudik Lebaran 2026 berjalan terkendali di 15 lintasan nasional dengan total penumpang mencapai 2.596.597 orang.
Lonjakan Penumpang dan Kendaraan
Jumlah penumpang meningkat 5,4 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 2.463.910 orang.
“Secara kumulatif sejak H-10 hingga hari H Lebaran total penumpang mencapai 2.596.597 orang atau naik 5,4 persen dibandingkan tahun lalu,” ungkap Heru Widodo.
Total kendaraan yang diangkut mencapai 667.526 unit atau naik 7,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada hari H, jumlah penumpang tercatat 156.838 orang dengan kendaraan sebanyak 40.066 unit.
Strategi Operasional dan Arus Balik
ASDP memastikan layanan tetap berjalan lancar melalui peningkatan kapasitas operasional dan koordinasi lintas pemangku kepentingan.
“Di tengah tingginya volume pergerakan pemudik kami memastikan layanan tetap prima melalui peningkatan kapasitas operasional penguatan layanan serta koordinasi intensif lintas stakeholder dengan tetap mengedepankan keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa,” ungkap Heru.
Lintasan Jawa, Sumatra, dan Bali menjadi koridor tersibuk selama arus mudik.
ASDP menerapkan rekayasa lalu lintas, sistem delaying system, serta pola tiba bongkar berangkat (TBB) untuk mempercepat arus kendaraan.
Sebagian layanan arus balik dialihkan ke Pelabuhan BBJ Bojonegara untuk mengurangi kepadatan di Merak.
Pengawasan operasional diperkuat melalui Port Operational Control Center berbasis real time.
Ketersediaan tiket arus balik mencapai 98,66 persen hingga H+10 dengan program diskon dimanfaatkan lebih dari 1,06 juta pengguna.
ASDP mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal dan membeli tiket melalui Ferizy untuk kelancaran perjalanan.
- Penulis :
- Gerry Eka







