
Pantau - Amerika Serikat menyetujui potensi penjualan radar jarak jauh, sistem anti-drone, amunisi F-16, dan peralatan militer lainnya kepada Uni Emirat Arab dengan nilai mencapai miliaran dolar AS.
Persetujuan tersebut disampaikan Departemen Luar Negeri AS pada Kamis sebagai bagian dari rencana kerja sama pertahanan dengan UEA.
Paket Radar dan Sistem Pertahanan Bernilai Fantastis
Dalam pernyataannya, Departemen Luar Negeri AS menyebutkan penjualan utama mencakup Long-Range Discrimination Radar (LRDR) yang terintegrasi dengan sistem Terminal High Altitude Area Defense (THAAD).
Disebutkan, "Departemen Luar Negeri AS telah membuat keputusan untuk menyetujui kemungkinan penjualan kepada pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) berupa Long-Range Discrimination Radar (LRDR) dengan sistem Terminal High Altitude Area Defense (THAAD), dan peralatan terkait dengan perkiraan biaya sebesar 4,5 miliar dolar AS."
Selain itu, AS juga berencana menjual rudal Advanced Medium-Range Air-to-Air Missiles (AMRAAM) senilai 1,22 miliar dolar AS.
Termasuk Sistem Anti-Drone dan Pembaruan F-16
Paket penjualan lainnya mencakup sistem anti-drone Fixed Site-Low, Slow, Small Unmanned Aircraft Integrated Defeat System (FS-LIDS) senilai 2,10 miliar dolar AS.
AS juga menyetujui penjualan amunisi dan pembaruan jet tempur F-16 dengan nilai sekitar 644 juta dolar AS.
Sebagai tambahan, kerja sama ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah yang mendorong negara-negara memperkuat sistem pertahanan udara mereka.
- Penulis :
- Aditya Yohan







