Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

WNI di Uni Emirat Arab Tetap Khidmat Rayakan Lebaran di Tengah Ketegangan Kawasan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

WNI di Uni Emirat Arab Tetap Khidmat Rayakan Lebaran di Tengah Ketegangan Kawasan
Foto: (Sumber : Duta Besar RI untuk Uni Emirat Arab Judha Nugraha bersalaman dengan seorang jamaah usai mengikuti shalat Idul Fitri bersama di Masjid Joko Widodo Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Jumat (20/3/2026). (ANTARA/HO-KBRI Abu Dhabi).)

Pantau - Ratusan warga negara Indonesia (WNI) di Uni Emirat Arab tetap melaksanakan Shalat Idul Fitri dengan khidmat di Masjid Joko Widodo, Abu Dhabi, meski situasi kawasan Timur Tengah masih diliputi ketegangan.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Abu Dhabi menyebut sekitar 1.500 jamaah, termasuk Duta Besar RI Judha Nugraha, mengikuti pelaksanaan shalat Id pada Jumat (20/3).

Penyesuaian Pelaksanaan Ibadah

KBRI Abu Dhabi menjelaskan pelaksanaan Shalat Id tahun ini dilakukan sepenuhnya di dalam masjid sebagai langkah antisipatif terhadap kondisi keamanan regional.

“Pelaksanaan shalat Idul Fitri tahun ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, di mana kegiatan difokuskan di dalam masjid dan tidak dilaksanakan di area terbuka, sebagai langkah antisipatif terhadap dinamika keamanan regional,” demikian keterangan KBRI.

Dalam khutbah, khatib menekankan pentingnya ketakwaan, persatuan, serta menjaga keharmonisan sosial di tengah situasi yang berkembang.

Imbauan Keamanan bagi WNI

Usai pelaksanaan ibadah, para jamaah saling bersilaturahmi dan berinteraksi dengan Dubes RI, menciptakan suasana kebersamaan di perantauan.

Namun, KBRI tidak menggelar kegiatan halal bihalal tahun ini demi menjaga keamanan sesuai arahan otoritas setempat.

“KBRI Abu Dhabi terus memantau secara intensif perkembangan situasi di wilayah UEA dan berkoordinasi erat dengan otoritas setempat serta KJRI Dubai guna memastikan pelindungan dan keselamatan seluruh WNI tetap terjaga dengan baik,” tulis KBRI.

KBRI juga mengimbau WNI untuk tetap tenang, menjaga kerukunan, serta mematuhi aturan yang berlaku, termasuk tidak menyebarkan konten terkait insiden keamanan.

Penulis :
Ahmad Yusuf