
Pantau - PT Jasa Marga memproyeksikan sebanyak 120 ribu kendaraan akan melintasi Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama (Cikatama), Karawang, Jawa Barat, pada puncak arus balik Lebaran yang diprediksi terjadi pada Selasa (24/3).
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasa Marga Trans Jawa Tol Ria Marlinda Paalo menyampaikan lonjakan volume kendaraan menjadi perhatian utama dalam pengelolaan lalu lintas.
“Proyeksi kami jadi di tanggal 24 Maret merupakan puncak arus balik yang kami proyeksikan sekitar 120 ribu kendaraan yang akan bertransaksi di Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama (Cikatama),” ujarnya.
Volume Kendaraan Capai 4 Ribu per Jam
Berdasarkan pantauan di lapangan, volume lalu lintas di GT Cikatama telah mencapai sekitar 4 ribu kendaraan per jam pada pukul 10.00 hingga 12.00 WIB.
Ria menyebut pihaknya telah mengoperasikan 22 gardu tol untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan.
“Per hari ini, per jam tadi dari jam 10 sampai jam 12, sudah mencapai angka empat ribu per jam angka volume lalu lintas yang melewati gerbang tol Cikampek Utama. Dari pagi kami sudah mengoperasikan 22 gardu,” ungkapnya.
Selain itu, GT Cikatama juga berperan dalam skema rekayasa lalu lintas melalui penerapan one way lokal dari KM 263 Tol Brebes Barat hingga KM 70.
Imbauan Hindari Puncak Arus Balik
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengimbau masyarakat untuk menghindari puncak arus balik pada 24, 28, dan 29 Maret 2026.
Ia menyarankan pemudik kembali lebih awal atau memanfaatkan kebijakan work from anywhere untuk mengurai kepadatan.
"Untuk itu, kami imbau masyarakat dapat kembali ke Jabotabek pada 23 Maret 2026 dengan memanfaatkan cuti bersama, atau pada periode 25-27 Maret 2025 dengan memanfaatkan masa Work From Anywhere yang diimbau pemerintah,” katanya.
Upaya tersebut diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas dan meningkatkan kenyamanan perjalanan selama arus balik Lebaran.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf









